Kriminal kemarin, dari pengeroyokan sopir hingga gelaran balap jalanan

Beragam berita kriminal dan kebijakan Polda Metro Jaya menghiasi dinamika di wilayah DKI kemarin yang masih menarik disimak untuk menemani aktivitas pembaca Antaranews pada Minggu pagi ini, mulai dari pengeroyokan sopir di Pesanggrahan hingga Polda Metro Jaya menyediakan lokasi balap jalanan untuk harian.

Berikut rangkaian berita kriminal pada Sabtu (3/9) tersebut:
1.Polisi selidiki dugaan pengeroyokan sopir angkot di Pesanggrahan

Jakarta (ANTARA) - Kepolisian Sektor (Polsek) Pesanggrahan menyelidiki dugaan pengeroyokan sopir angkutan kota (angkot) dan kekasihnya oleh segerombolan orang di kawasan Ciledug Raya, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

"Hasil pengecekan di lokasi, memang ada keributan di jalan. Kasus ini masih dalam penyelidikan," kata Kapolsek Pesanggrahan Komisaris Polisi Nazirwan saat dihubungi, Jakarta, Sabtu.

Nazirwan membenarkan memang ada keributan yang dilakukan sekelompok orang pada Kamis (1/9) pukul 02.00 WIB.

baca di sini

2.Polda Metro Jaya siapkan lokasi balap jalanan harian

Jakarta (ANTARA) - Polda Metro Jaya sedang mencari dan menyiapkan lokasi untuk balap jalanan (street race) harian agar bisa efektif digunakan masyarakat untuk mencegah terjadinya memacu kendaraan sepeda motor secara liar di beberapa lokasi jalan tertentu.

"Ke depan ikhtiar dan inovasi ini belum selesai. Mimpi kami Polda Metro Jaya kita dapat berkolaborasi menemukan lokasi yang menjadi fasilitas yang bisa digunakan setiap hari," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran di Jakarta, Sabtu.

Fadil mengatakan mencari lokasi yang sesuai untuk memfasilitasi kegiatan balap jalanan akan menjadi tantangan, namun hal itu harus dilakukan untuk memberi wadah bagi pemilik hobi balap agar tak terjadi balap liar.

baca di sini

3. Polisi tidak temukan sabu di plastik berserakan di Cipete Selatan

Jakarta (ANTARA) - Kepolisian Sektor (Polsek) Cilandak tidak menemukan sabu di plastik yang berserakan di Cipete Selatan, Jakarta Selatan.

"Sudah terjawab, 59 sampel sudah diuji semua dan negatif," kata Kapolsek Cilandak Kompol Multazam Lisendra saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

Multazam menambahkan, plastik-plastik tersebut​​​​​ masih baru dan kosong. Kendati demikian, pihak Kepolisian tetap mengirimkan semua plastik tersebut ke Laboratorium Forensik (Labfor) Polri.

baca di sini