Kriminal kemarin, kasus satu keluarga tewas hingga penangkapan preman

Sejumlah berita kriminal menghiasi Jakarta pada Selasa (15/11) mulai dari perkembangan kasus kematian satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat hingga penangkapan preman di Terminal Kampung Rambutan.

Berikut rangkuman berita kriminal kemarin selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca kembali.

1. Polisi sebut keluarga tewas di Kalideres bukan karena kelaparan

Polda Metro Jaya menegaskan, analisis awal terkait satu keluarga yang ditemukan tewas di Kalideres, Jakarta Barat, bukan disebabkan oleh kelaparan.

Berita selengkapnya klik di sini

Baca juga: Kriminal kemarin, rugi jual mainan diganti hingga tangkap maling toko

2. Polisi tangkap pencuri yang beraksi di 10 lokasi di Tambora, Jakarta Barat

Polisi menangkap seorang berinisial JS (36) yang melakukan pencurian di 10 lokasi terdiri atas toko, rumah toko (ruko) dan gudang di pasar di Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, selama sembilan bulan terakhir.

Berita selengkapnya klik di sini

3. Kejati DKI serahkan berkas kasus korupsi pembebasan lahan di Cipayung

Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta menyerahkan berkas, tersangka dan barang bukti (Tahap II) perkara tindak pidana korupsi pembebasan lahan oleh Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta di Cipayung, Jakarta Timur, kepada Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (Kejari Jakpus).

Berita selengkapnya klik di sini

Baca juga: Kriminal kemarin, Puslabfor olah TKP di Kalideres hingga tawuran

4. Polisi tangkap empat preman di Terminal Kampung Rambutan

Kepolisian Sektor (Polsek) Ciracas menangkap empat orang terduga preman karena seringkali meresahkan penumpang di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur.

Berita selengkapnya klik di sini

5. Polisi bangun komunikasi lewat medsos untuk koordinasi pengamanan

Polsek Tanjung Duren, Jakarta Barat membangun komunikasi dengan warga melalui media sosial WhatsApp guna memudahkan koordinasi dalam pengamanan wilayah.

Berita selengkapnya klik di sini

Baca juga: Kriminal kemarin, pemanggilan GP Ansor hingga pelecehan WNA Rusia