Kriminal Surabaya Sepekan: Terungkapnya Kasus Surat Hasil Tes Cepat COVID-19 Palsu

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah kasus diungkap oleh polisi di Surabaya dan daerah lain di Jawa Timur pada pekan ini. Salah satu yang menyita perhatian kasus surat keterangan hasil rapid test COVID-19 palsu yang dijual kepada calon penumpang kapal.

Kasus tersebut melibatkan sindikat pemalsu surat hasil tes cepat COVID-19 yang melibatkan tiga orang antara lain MR (55, BS (35), dan SH (46). Sindikat tersebut membuat surat keterangan hasil rapid test COVID-19 palsu dengan nonreaktif. Surat keterangan itu dijual kepada calon penumpang kapal di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum menuturkan, pengungkapan kasus ini berawal kecurigaan warga dengan tawaran surat keterangan hasil rapid test palsu yang diberikan oleh para pelaku. Mereka menawarkan rapid test tanpa perlu prosedur pengecekan.

Selain itu, ibu bernama Maria (33) dan anaknya (6) menjadi korban begal di Jalan Tidar, Kecamatan Sawahan, Surabaya, Jawa Timur. Ibu dan anak itu terjadi ketika dijambret oleh dua pria yang memakai motor matic.

Berikut sejumlah berita kriminal yang terjadi pada pekan ini yang dirangkum Minggu, (27/12/2020):

1.Polisi Tangkap Satu Pelaku Jambret Ibu dan Anak di Surabaya

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya Kompol Oki Ahadian membenarkan, pihaknya telah menangkap pelaku penjambret seorang ibu bernama Maria (33) bersama anaknya berinisial FK (6) yang terjadi di Jalan Tidar, Kecamatan Sawahan, Surabaya, Jawa Timur pada Jumat 18 Desember 2020.

"Iya benas, satu orang sudah kami tangkap tadi malam di Surabaya," ujar Oki, Senin, 21 Desember 2020.

Namun, Oki belum mengungkapkan secara detail soal identitas dan peran pelaku, yang diamankan pada Minggu malam 20 Desember 2020 tersebut.

Berita selengkapnya baca di sini

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2.Jambret Ibu dan Anak di Surabaya, Pelaku Dapat Hadiah Timah Panas dari Polisi

Ilustrasi Penembakan (Rudy and Peter Skitterians/Pixabay).
Ilustrasi Penembakan (Rudy and Peter Skitterians/Pixabay).

Pria berinisial D (28) warga Surabaya, Jawa Timur, pelaku jambret ibu dan anak di Jalan Raya Tidar Surabaya, mendapatkan hadiah timah panas untuk kedua kalinya.

"Berdasarkan keterangan dari tersangka, dia bersama dengan temannya (DPO), sebelumnya berputar-putar mencari sasaran di wilayah Kota Surabaya, dan melihat sasaran seorang perempuan bersama dengan anak perempuan korban," ujar Wakapolrestabes Surabaya AKBP Hartoyo, Senin, 21 Desember 2020.

Saat itu, korban Maria dan anaknya berusia enam tahun membawa tas sambil mengendarai sepeda motor, kemudian tersangka dan temannya tersebut membuntuti dari Jalan Raya Kedungdoro Surabaya, hingga di Jalan Raya Tidar Surabaya, dari arah samping kanan mereka mengeksekusi.

Berita selengkapnya baca di sini

3.Polisi Tangkap Pemalsu Surat Hasil Tes Cepat COVID-19 di Surabaya

Pelaksanaan tes cepat COVID-19 gratis di Jalan Genteng Besar, Surabaya, Jawa Timur. (Foto: Liputan6.com/Dian Kurniawan)
Pelaksanaan tes cepat COVID-19 gratis di Jalan Genteng Besar, Surabaya, Jawa Timur. (Foto: Liputan6.com/Dian Kurniawan)

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur mengungkap kasus pemalsuan surat keterangan hasil rapid test COVID-19 yang dijual kepada calon penumpang kapal. Kasus itu terungkap dari kecurigaan warga dengan tawaran surat keterangan hasil rapid test atau tes cepat yang palsu.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum mengatakan, pihaknya telah menangkap MR (55), BS (35), dan SH (46), gerombolan pemalsu surat keterangan hasil rapid test COVID-19 dengan nonreaktif. Surat keterangan hasil tes cepat COVID-19 itu dijual kepada calon penumpang kapal di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Ganis mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal kecurigaan warga dengan tawaran surat keterangan hasil rapid test palsu yang diberikan oleh para pelaku. Mereka menawarkan rapid test tanpa perlu prosedur pengecekan.

Berita selengkapnya baca di sini

4.Polisi Ringkus Dua Residivis Spesialis Bobol Rumah

Anggota Unit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim meringkus dua pelaku spesialis bobol rumah. (Foto: Dok Istimewa)
Anggota Unit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim meringkus dua pelaku spesialis bobol rumah. (Foto: Dok Istimewa)

Anggota Unit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim meringkus dua warga Lumajang, Jawa Timur berinisial MI dan AB. Kedua residivis ini bisa dibilang sebagai pelaku spesialis bobol rumah.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, modus operandi yang dilakukan tersangka adalah mencari sasaran rumah yang terlihat sepi.

Usai menemukan sasaran, mereka lantas membuka gembok rumah dan mengambil motor yang di parkir di dalam rumah.

Berita selengkapnya baca di sini

5.VIDEO: Polisi di Surabaya Gagalkan Penyelundupan Sabu-Sabu untuk Pesta Tahun Baru

Sabu-sabu. Ilustrasi: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id
Sabu-sabu. Ilustrasi: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id

Petugas Satresnarkoba Polrestabes Surabaya menggagalkan penyelundupan sabu-sabu dalam kemasan teh china, seberat 21,4 kilogram, yang akan diedarkan saat malam pesta Tahun Baru 2021. Dari pengungkapan kasus, polisi menangkap lima orang tersangka, serta menembak mati seorang kurir yang melawan petugas.

Petugas Satresnarkoba Polrestabes Surabaya menangkap lima orang tersangka pengedar narkotika, jenis sabu-sabu yang biasa beraksi di kawasan Surabaya dan sekitarnya.

Mereka adalah IH, warga Mojokerto, dan MY, RH, RY, ketiganya warga Surabaya, serta AA, warga Jakarta. Kelima orang tersebut diketahui memiliki jaringan langsung, dengan seorang bandar yang menjadi narapidana di salah satu Lembaga Pemasyarakatan di Jawa Timur.

Berita selengkapnya baca di sini

6.VIDEO: Melawan Petugas, Polisi Tembak Pengedar Narkoba di Surabaya

Ilustrasi Narkoba
Ilustrasi Narkoba

Seorang pengedar narkoba jaringan Jakarta, asal Bangkalan, Madura, Jawa Timur, terpaksa ditembak mati oleh aparat Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, lantaran melawan saat ditangkap. Dari penyergapan pelaku, polisi menyita barang bukti 10 kilogram sabu-sabu yang siap diedarkan di Surabaya.

Inilah video amatir, saat Satresnarkoba Polrestabes Surabaya memburu sebuah mobil minibus yang ditumpangi pengedar narkoba, FZ yang merupakan pengedar narkoba jaringan Jakarta. Saat dikejar polisi, pelaku sempat berupaya melawan dengan menembak mobil polisi.

Polisi akhirnya bertindak tegas, dengan mengepung mobil pelaku, dan menembak pelaku dengan timah panas. Selanjutnya, jasad pelaku langsung dibawa ke kamar mayat RSUD Dr Soetomo Surabaya untuk diotopsi.

Berita selengkapnya baca di sini

7.Polisi di Surabaya Bekuk Dua Pengedar Narkoba, Satu Orang Ditembak Mati

Ilustrasi narkoba, Ilustrasi: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id
Ilustrasi narkoba, Ilustrasi: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id

Polrestabes Surabaya membekuk dua pengedar narkoba, dan salah satu ditembak lantaran mencoba melawan petugas.

"Kami terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur karena pelaku mencoba melawan menggunakan senjata tajam saat hendak ditangkap di wilayah Malang," tutur Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Johnny Eddison Isir, seperti dilansir dari Antara, ditulis Jumat, 25 Desember 2020.

Pelaku yang ditembak mati berinisial AS (34), warga Malang, Jawa Timur. Selain menembak mati AS, polisi juga membekuk seorang komplotan pengedar narkoba berinisial WIJ, (25), yang tinggal tidak jauh dari rumah AS di Malang.

Berita selengkapnya baca di sini

VIDEO: Polisi Gerebek Rumah Kos, Tempat Produksi Sabu-Sabtu

Ilustrasi Narkoba 1 (Liputan6.com/M.Iqbal)
Ilustrasi Narkoba 1 (Liputan6.com/M.Iqbal)

Sebuah rumah kos di kawasan Rangkah Surabaya, yang digunakan sebagai tempat pembuatan narkoba jenis sabu-sabu, Rabu siang, digerebek Satreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Polisi menangkap enam pemuda dan menyita barang bukti beberapa obat, dan bahan kimia yang diduga sebagai bahan pembuatan sabu-sabu.

Mendapat informasi dari masyarakat, ada rumah kos digunakan untuk pembuatan narkoba, anggota Satuan Narkoba Polres Tanjung Perak langsung menggerebek satu rumah kos di kawasan Rangkah Surabaya. Setelah masuk rumah, polisi mendapati ruangan yang dibuat untuk produksi sabu-sabu. Tersangka mengaku belajar sendiri membuat sabu-sabu.

Berita selengkapnya baca di sini

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini