Kriminalitas sepekan, Khilafatul Muslimin hingga korupsi Kemenkumham

Beragam peristiwa kriminalitas dan hukum terjadi di DKI Jakarta selama sepekan terakhir pada periode 12-18 Juni 2022.

Dalam periode tersebut, berita kriminalitas yang layak dibaca dan diulas kembali antara lain mengenai penangkapan kelompok Khilafatul Muslimin hinggap pengungkapan kasus korupsi di Kemenkumham.

Berikut adalah rangkuman berita kriminalitas selama sepekan terakhir:

1. Empat tokoh Khilafatul Muslimin diciduk

Jakarta (ANTARA) - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menangkap empat orang tokoh penting terkait organisasi Khilafatul Muslimin pada sejumlah wilayah.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Endra Zulpan mengatakan empat orang tersebut berinisial AA, IN, F, dan SW.

Berita selengkapnya klik di sini.

2. Polisi: hampir 30 sekolah terafiliasi dengan Khilafatul Muslimin

Jakarta (ANTARA) - Polda Metro Jaya menyebutkan, berdasarkan hasil penyidikan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum), hampir 30 sekolah terafiliasi dengan Khilafatul Muslimin.

"Kita mendapatkan data bahwa ada beberapa sekolah hampir 30 sekolah yang sudah terafiliasi dengan ajaran khilafah," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Endra Zulpan di Jakarta, Senin.

Berita selengkapnya klik di sini.

3. Kejati DKI tetapkan tersangka kasus pengadaan lahan di Cipayung

Jakarta (ANTARA) - Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menetapkan tersangka kasus pengadaan lahan di Cipayung, Jakarta Timur, yang menggunakan anggaran Dinas Pertamanan dan Hutan DKI Jakarta.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Ashari Syam, Selasa, menuturkan dalam kasus tersebut ditetapkan dua tersangka pada tanggal 13 Juni 2022.

Berita selengkapnya klik di sini.

4. Maling gasak aset kantor di Makasar akibatkan kerugian Rp2 miliar

Jakarta (ANTARA) - Komplotan maling menggasak aset milik PT Mega Teknologi Investama di Jalan Raya Pondok Gede, Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur, pada Minggu (29/5), dengan total kerugian mencapai Rp2 miliar.

Saksi mata kejadian, Anto mengatakan, pelaku yang berjumlah tiga pria itu beraksi pada siang hari saat kantor dalam keadaan tutup.

Berita selengkapnya klik di sini.

5. Tersangka aksi "koboi" di kafe Senopati mengaku anggota Polri

Jakarta (ANTARA) - Kepala Polres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol. Budhi Herdi Susianto menyebutkan salah satu tersangka aksi "koboi" yang menodongkan senjata api di Kafe Vol Bottle Senopati, berinisial IR mengaku sebagai anggota Polri berpangkat Komisaris Besar Polisi.

"Sempat beredar bahwa IR mengaku sebagai anggota Polri dengan pangkat Kombes. Kami sampaikan bahwa itu tidak benar bahwa tersangka bukan Polri dan bukan berpangkat Kombes," kata Kombes Pol. Budhi di Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu.

Berita selengkapnya klik di sini.

6. Polisi tangkap pelaku penyerangan kepada warga di Jatinegara

Jakarta (ANTARA) - Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Timur menangkap terduga pelaku penyerangan warga di Kecamatan Jatinegara bernama Suardi yang juga dikenal sebagai preman di Lokalisasi Gunung Antang, Matraman.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Budi Sartono di Jakarta, Sabtu, mengatakan pelaku diringkus petugas di Tambun, Bekasi, pada Jumat (17/6) sekitar pukul 02.15 WIB.

Berita selengkapnya klik di sini.

7. Kejati DKI temukan dugaan praktek korupsi pegawai Kemenkumham

Jakarta (ANTARA) - Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta menemukan dugaan tindak pidana korupsi terkait praktek gratifikasi dan pemerasan yang dilakukan pegawai Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI.

"Berdasarkan hasil gelar perkara diambil kesimpulan bahwa dalam proses penyelidikan terdapat bukti permulaan yang cukup sehingga memenuhi syarat untuk ditingkatkan ke penyidikan," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati DKI Jakarta, Ashari Syam melalui keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.

Berita selengkapnya klik di sini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel