Kriminolog Duga Mayat Sekeluarga di Kalideres Penganut Apokaliptik

Merdeka.com - Merdeka.com - Penemuan mayat sekeluarga di Kalideres, Jakarta Barat masih menjadi misteri. Adalah, korban yakni suami istri, anak, dan paman ditemukan tewas di rumahnya kawasan Perumahan Citra Garden Satu Extension, Kalideres, Jakarta Barat, beberapa hari lalu.

Diketahui identitas dari empat anggota keluarga itu adalah sang suami Rudyanto Gunawan (71), istri, K. Margaretha Gunawan (58), anak Dian (40) dan seorang paman Budyanto Gunawan (69).

Kepolisian masih mencoba berjibaku untuk menguapkan misteri kematian satu keluarga itu. Dari hasil temuan terakhir pihak kepolisan saat olah TKP ditemukan sebuah bungkus bekas makanan.

"Dari berbagai penyelidikan kami terakhir ini termasuk hari ini, kita temukan bungkus bekas makanan," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi saat diwawancara, Minggu (13/11).

Kriminolog Universitas Indonesia (UI), Adrianus Meliala memiliki dua teori dugaan penyebab keempat korban tewas.

Adrianus menyebut pada teori pertama Kemungkinan sebagian dari mereka, khususnya yang lansia, tidak kelaparan, tapi dilaparkan. Mereka tidak diberi makan sampai mati. Pihak keempat kemudian bunuh diri dengan cara tertentu yang bisa terlihat melalui otopsi.

"Keempatnya adalah penganut keyakinan menyimpang tentang hidup setelah mati. Tindakan melaparkan diri adalah bagian untuk mencapai kesempurnaan hidup," ungkap Adrianus dalam keterangannya pada teorinya yang kedua, Senin (14/11).

Berdasarkan kasus yang sedang dihadapi kepolisian, menurutnya hal tersebut sangat sulit diungkapkan. Lantaran semua anggota keluarga telah tewas dan tidak ada saksi mata yang menjadi dasar penyelidikan. Terlebih anggota keluarga itu dinilai tertutup dengan warga sekitar.

Namun dari kedua teori yang baru saja diungkap, menurut pakar kriminolog itu hal yang paling masuk akal adalah teori kedua.

"Teori kedua yang benar, jadi mungkin mereka punya keyakinan kepercayaan yang agak beda, sehingga itu ada sebuah tindakan yang disengaja boleh dibilang begitu," ucap dia.

Adapun hal yang dapat mendukung teorinya itu ketika pihak kepolisian menyita sebuah buku serta sebuah video.

"Itu memang kelompok kecil yang punya keyakinan khas mengenai hidup setelah mati lah begitu, yang saya sebut apokaliptik itu," imbuhnya.

"Ya kayak misal apocalypse, itu kan kiamat, jadi mereka yang tidak mau mendapatkan kiamat dan ingin segera memasuki kehidupan abadi begitulah, ada yang memilih untuk membunuh diri bersama sama, ada yang macam-macam lah sesuai dengan keyakinan mereka," lanjutnya.

Kendati itu, Adrianus tidak memaksa untuk pihak-pihak lain untuk mempercayai spekulasinya, karena itu hanya asumsi yang dia ungkapkan.

Sebelumnya, dikabarkan satu keluarga ditemukan tewas di dalam rumah Kompleks Citra Garden Satu Extension, Kalideres, Jakarta Barat. Penemuan mayat satu keluarga itu setelah warga mengendus bau busuk di rumah tersebut pada Kamis (10/11) petang kemarin.

Aroma yang menyeruak dari rumah tersebut membuat warga curiga. Ketua RT dan warga kemudian melaporkan hal tersebut ke polisi.

"Sehingga timbul kecurigaan dan memanggil pihak kepolisian," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Pasma Royce kepada wartawan di Polres Metro Jakbar, Jumat (11/11).

Polisi kemudian melakukan penyelidikan. Polisi bersama warga lalu mendobrak pintu rumah lantaran pagar dan pintu rumah terkunci dari dalam. [rhm]