Krisdayanti Jalani Terapi Suntik DNA Ikan Salmon untuk Kecantikan, Biayanya Jutaan Rupiah

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Krisdayanti kembali jadi sorotan setelah ia mengungkapkan perawatan kecantikan yang dijalaninya. Ibu dari Aurel itu membeberkan terapi suntik DNA ikan salmon lewat unggahan di Instagram pribadinya.

"Terapi skin booster yang menggunakan ekstrak DNA salmon skrg sudah banyak skali di clinic/pusat kecantikan di Indonesia," tulis Krisdayanti, Selasa, 4 Mei 2021.

Ia menyebut ekstrak DNA salmon merupakan salah satu teknik untuk membantu meregenerasi kulit. Perawatan itu dikatakannya mampu melembabkan, mencerahkan, dan merenegerasi kulit, mempercepat pembentukan kolagen, dan penyembuhan bopeng atau bekas luka di kulit wajah.

Meski cocok untuk segala usia, ia merekomendasikan untuk mereka yang berusia di atas 30 tahun. "Ada pula yang memiliki efek anti-aging, sehingga cocok untuk usia 30 tahun ke atas," jelas diva berusia 46 tahun itu.

Krisdayanti menyebut biaya terapi itu tak mahal dan terjangkau. Harganya berkisar Rp7 juta sampai Rp15juta per setiap kunjungan bila tak mengambil paket perawatan.

"tp kalau ambil paket yang untuk beberapa kali kedatangan justru lebih murah justru karena dpt discount special," imbuh dia.

Lalu, benarkah klaim yang disampaikan Krisdayanti? Dilansir dari Todayonline.com, Rabu (5/5/2021), terapi suntik DNA ikan salmon merupakan salah satu perawatan peremajaan kulit paling populer di Korea Selatan. Terapi itu menggunakan polinukleotida DNA salmon yang bertujuan untuk mendorong sintesis kolagen, penyembuhan kulit, meningkatkan elastisitas kulit agar kulit lebih kencang dan membantu menghaluskan kerutan serta garis halus.

Bagaimana Cara Kerjanya?

Ikan Salmon (Sumber: Pixabay/Shutterbug75)
Ikan Salmon (Sumber: Pixabay/Shutterbug75)

dr. Tsu Boon Hsiung dari DRx Medical Aesthetic CliniRead menjelaskan cara kerja terapi suntik itu adalah ketika menembus ke lapisan dermis kulit, DNA ikan salmon kemudian bekerja untuk memperbarui dan menyembuhkan sel yang rusak. Area wajah yang bisa disuntikkan adalah di dahi, pelipis, area alis, leher, area tengah wajah seperti smile line, area pipi dan hidung, serta area wajah bawah seperti bibir dan dagu.

"Sangat cocok untuk kebanyakan orang, terutama mereka yang menderita efek penuaan kulit dan kerusakan akibat sinar matahari seperti warna kulit yang tidak merata, kehilangan elastisitas dan bekas jerawat," kata dia.

dr. Tsu juga menyebutkan sebelum suntikan diberikan, pasien akan mendapatkan anestesi topikal (krim mati rasa) dan analgesia oral diberikan sebelum prosedur untuk meminimalkan rasa sakit atau ketidaknyamanan. Area kulit yang disuntik juga kemungkinan akan kemerahan dan bengkak selama beberapa hari.

Namun, perawatan itu tidak bertahan selamanya. Ia menyebut pasien yang sudah merasa mendapatkan kondisi kulit yang paling optimal disarankan kembali menjalani perawatan per enam bulan sekali. (Jihan Karina Lasena)

Penangkapan Menteri KKP Edhy Prabowo

Infografis Penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis Penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. (Liputan6.com/Trieyasni)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: