Krisis Corona, Toko Kecil di India Diizinkan Buka Kembali

Daurina Lestari, Wahyu Firmansyah

VIVA – Pemerintah India telah menetapkan status lockdown di negaranya sejak 24 Maret lalu, setelah penyebaran virus corona atau COVID-19 semakin banyak memakan korban. Tetapi kabar terbaru menyebutkan kini toko-toko kecil di India telah diperbolehkan untuk buka kembali.

Dilansir dari BBC, Senin 27 April 2020, Kementerian Dalam Negeri India menyampaikan bahwa hanya setengah dari staf yang harus bekerja dan mereka harus mengikuti ketentuan pencegahan penularan virus corona dengan menggunakan masker, dan memperhatikan jarak aman untuk bersosialisasi.

Toko kecil diizinkan kembali untuk berdagang sebab jutaan rumah tangga di negara itu bergantung dengan toko lokal di daerah mereka untuk keperluan pokok sehari-hari dan kebutuhan lainnya. Semua toko di daerah pedesaan diizinkan untuk dibuka kembali dari hari Sabtu, seperti juga toko di daerah perkotaan. Namun toko-toko di pasar tetap ditutup.

Larangan untuk kembali dibuka juga disampaikan untuk toko yang menjual minuman beralkohol. Belanja online juga hanya dapat digunakan untuk membeli barang-barang penting saja.

Meski toko kecil sudah diizinkan untuk buka kembali. Hal itu berbeda dengan pusat perbelanjaan dan pusat bisnis yang tetap harus ditutup selama penyebaran virus corona ini. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Delhi untuk secara bertahap memulai kembali kegiatan ekonomi.

India memiliki hampir 25 ribu kasus dikonfirmasi telah terinfeksi virus corona dan 780 orang telah meninggal dunia. Lockdown di India membuat pemerintah melarang adanya perjalanan domestik dan internasional, selain itu pabrik, sekolah, kantor dan semua toko selain yang memasok layanan penting ditutup.

Penghentian aktivitas ekonomi tiba-tiba mendorong exodus besar-besaran dari kota-kota besar, ratusan ribu pekerja migran yang mencari pekerjaan di kota kini harus kembali ke kota asal mereka untuk bertahan hidup.