Kritik Berlebihan Balotelli di Buku Otobiografi, Chiellini Akhirnya Minta Maaf

Turin - Kapten Juventus, Giorgio Chiellini, mengaku salah telah melontarkan kritik berlebihan terhadap Mario Balotelli. Chiellini pun meminta maaf secara terbuka. 

Kritikan yang dimaksud itu tertuang dalam otobiografi terbaru Giorgio Chiellini. Dalam bukunya itu, Chiellini menulis bahwa Balotelli layak digampar karena sikapnya di Timnas Italia pada Piala Konfederasi 2013.

Tidak sampai di situ, ada kritikan lain yang dituliskan Chiellini di otobiografinya. Ia menyebut Mario Balotelli adalah sosok yang negatif dan tidak memiliki rasa hormat kepada tim. 

Chiellini mengakui dengan sadar menuliskan kata-kata itu di buku otobiografinya. "Saya sempat ragu untuk menulis kritikan itu atau tidak di buku saya. Namun jika saya tidak mengungkapkan itu adalah langkah yang salah dan itu membuat saya terlihat hipokrit. Saya bertanggung jawab penuh atas situasi ini," tutur Chiellini kepada Balotelli saat keduanya tampil di acara TV Italia, Le Lene, via sambungan video.

Chiellini mengakui bahwa telah keliru mengkritik Mario Balotelli secara berlebihan di otobiografinya. Ia berjanji akan belajar dari kesalahan ini agar tidak mengulanginya di masa depan.

"Saya membuat kesalahan dan saya belajar dari kesalahan saya ini. Saya akan terus belajar dari kesalahan saya ini," ujar Giorgio Chiellini. 

Siap Berduet

Mario Balotelli merayakan golnya ke gawang Lazio. Sayang, pada laga yang digelar Minggu (5/1/2020) waktu setempat, Brescia takluk 1-2. (Dok. Brescia)

Pada sesi tanya jawab itu, Chiellini mengaku tidak sabar untuk bermain di Euro 2020 yang digelar tahun depan. Ia menyebut ingin kembali bermain bersama Balotelli di kompetisi terakbar di benua biru tersebut.

"Akan sangat menyenangkan sekali jika saya bisa bermain dengannya (Balotelli). Saya sama sekali tidak punya masalah dengannya." ujar sang bek.

Mario Balotelli sudah lama absen dari Timnas Italia. Ia terakhir kali memperkuat skuat Gli Azzurri pada 2018.

Sumber: Le Lene

Disadur dari: Bola.net (Penulis Serafin Unus Pasi, published: 13/5/2020)