KRL Akan Terapkan Tiket Multi Trip

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama PT KRL Commuter Jabodetabek, Tri Handoyo, mengatakan penggunaan tiket elektronik (Commuter Electronic Ticket/Commet) sekali jalan (single trip) hanya dipakai sementara selama masa uji coba berlangsung. »Pada masa mendatang akan diganti menggunakan multi trip,” kata Tri, Selasa sore, 23 April 2013.

Sebanyak 800 ribu kartu single trip saat ini didistribusikan sebagai ujicoba penerapan teknologi kartu di lapangan. Dengan sistem itu, kata dia, penumpang masih mengantre di loket untuk membeli tiket sesuai dengan tujuan sementara.

Sedangkan pada penggunaan multi trip kelak, penumpang cukup melakukan transaksi sekali sebulan. "Lebih praktis tanpa harus antre dan menunggu uang kembalian," ujarnya.

Dia mengakui penggunaan tiket elektronik single trip masih rendah. Sebab beberapa kali uji coba hanya dilaksanakan pada waktu tertentu, misalnya pada saat jam keberangkatan lenggang. Sehingga belum menunjukan adanya perubahan signifikan dalam mengurai antrean di loket karcis.

»Kalau sekarang hanya ganti karcis sama tiket saja, namun dengan multi trip penumpang bisa membawanya tanpa harus meninggalkan tiket di gerbang,” kata dia.

Tri mengklaim, selama uji coba berlangsung, kendala hanya ditemukan di beberapa loket antrean. Adapun penggunaan teknologi tiket secara garis besar tidak ada masalah. "Lancar semua tanpa kendala," kata dia. Tri menampik laporan beberapa mesin tiket masih menjadi kendala. »Gak ada tuh. Kalau penyesuaian penumpang, mungkin saja."

Menurut dia, hingga kini rata-rata penumpang KRL Jabodetabek mencapai 400 ribu per hari. Dengan adanya penggunaan tiket elektronik diprediksi jumlah tersebut bakal terus bertambah. "Harapannya memang seperti itu, kami meminta kerjasamanya dari penumpang sehingga uji coba sistem ini berjalan normal," ujarnya.

JAYADI SUPRIADIN

Topik Terhangat:

Caleg | Ujian Nasional | Bom Boston | Lion Air Jatuh | Preman Yogya

Berita Terpopuler:

SBY Isyaratkan Naikkan Harga BBM Bulan Mei

Dahlan Tertarik Bikin Ladang Ganja 

Kalapas Cipinang Dibela Kuasa Hukum Nazaruddin

Dua Eks Tokoh Partai Demokrat Lompat ke Gerindra

Van Persie: Saya Telah Menunggu Lama Gelar Ini

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.