Kronologi 5 Atlet Dayung Kepulauan Selayar Dianiaya pada Porprov Sulsel

Merdeka.com - Merdeka.com - Kepolisian Resor Selayar menangkap pelaku penganiayaan terhadap lima atlet dayung Kabupaten Selayar dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sinjai-Bulukumba. Dua pelaku penganiayaan diamankan di rumahnya di Larea-rea, Jalan Halim Perdanakusuma, Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Sinjai, Ajun Komisaris Syahruddin mengatakan dua pelaku penganiayaan terhadap atlet dayung Selayar yakni SN (20) dan DN (24) diamankan di rumahnya Rabu (26/10) dini hari. Kedua pelaku melakukan pemukulan kepada korban usai berlaga pada pertandingan Porprov Sulsel di Kabupaten Sinjai.

"Kedua terduga pelaku diamankan di rumahnya tanpa perlawanan dan mereka mengakui perbuatannya telah melakukan tindakan penganiayaan," ujarnya melalui pesan WhatsApp, Kamis (27/10).

Syahruddin menjelaskan kronologi penganiayaan berawal saat kelima atlet bersama rekan-rekannya kembali ke penginapan. Namun, tiba- tiba kedua pelaku menghampiri atlet dayung Selayar dan mengatakan kata-kata tidak pantas. Pernyataan pelaku dicueki para korban.

"Pelaku marah-marah dengan melontarkan kata-kata dengan menggunakan bahasa Bugis. Pelaku SN langsung melakukan pemukulan terhadap para korban," bebernya.

Tampar dan Pukul

Sementara DN, melakukan penganiayaan dengan cara menampar salah satu korban. Tak hanya itu, DN juga memukul kepala korban lainnya dengan menggunakan dayung.

"Setelah kejadian tersebut para pelaku langsung melarikan diri," kata dia.

Syahruddin juga meluruskan informasi sebelumnya jika ada sembilan atlet. Sebenarnya hanya lima orang. Adapun liman orang atlet yang mengalami luka yakni M Meldiawan, Zulham Noer, Muh Iksan, Subhan, dan Devi Ariani Sapitri.

"Para korban sudah mendapatkan perawatan di rumah sakit. Untuk motif masih di dalami," ucapnya. [tin]