Kronologi Anggota Polda Metro Tertembak Rekan, Teledor Bersihkan Senpi Sambil Ngobrol

Merdeka.com - Merdeka.com - Anggota Polda Metro Jaya berinisial Bripda EP tertembak rekannya sendiri saat berjaga di pos sekuriti salah satu Bank kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (3/8) kemarin. Polda Metro Jaya mengungkapkan bahwa insiden tersebut akibat kelalaian salah anggota saat membersihkan senjata api.

"Memang terjadi perbuatan kelalaian atau kecerobohan yang dilakukan oleh anggota Polda Metro atas nama Brigadir AS," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan dalam keterangannya, Kamis (4/8).

Zulpan mengatakan, penggunaan senjata api saat anggota polisi menjaga Bank telah sesuai prosedur. Namun menurut dia, letusan senjata api yang melukai Bripda EP itu terjadi pada saat keduanya beristirahat di pos sekuriti kemarin sekira pukul 14.53 WIB.

Zulpan menyebut, Brigadir AS saat kejadian sedang membersihkan selongsong senjata miliknya sambil berbincang-bincang. Ketika senjata api dimasukkan ke sarung pistol di pinggang meletus.

"Kemudian dia (Brigadir AS) bermaksud memasukkan sarung pistol di pinggang, senjata ini kan sensitif masuk kepemicunya dia meledak. Makanya ini dibilang kelalaian," ujar dia.

Korban Dibawa ke Rumah Sakit

Zulpan mengibaratkan kejadian mirip seperti adegan-adengan di film-film koboi yang hendak memasukan senjata api ke dalam sarung tetapi meletus.

"Pernah lihat di film koboi sarung pistol di pinggang ternyata sebelum itu dimasukan jari itu ke dalam itu pemicu dalam ke gitu," ucap dia.

Zulpan menambahkan, peluru yang meletus dari senjata Brigadir AS mengenai Bripda EP. Namun dipastikan luka yang dialami korban tidak begitu parah.

"Melukai tapi tidak bahaya, tidak mematikan tidak di bagian organ mematikan tapi melukai," ujar dia.

Saat ini, korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Polri untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara, kasus ini masih dalam penyelidikan Bid Propam Polda Metro Jaya.

Reporter: Ady Anugrahadi/Liputan6.com [gil]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel