Kronologi Anggota Polres Jakarta Pusat Ditabrak Bandar Narkoba di Cirebon

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Salah seorang anggota Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat mengalami luka parah pada bagian kaki. Iptu Lukas ditabrak oleh terduga bandar narkoba. Peristiwa itu terjadi di salah satu rest area kawasan Cirebon pada Minggu 21 November 2021.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Indrawienny Panjiyoga menerangkan, peristiwa bermula saat anggotanya mengintai bandar yang bertransaksi narkoba jenis sabu di rest area Kilometer 208 kawasan Cirebon, Jawa Barat. Terlihat satu karung kecil berisi sabu diturunkan dari dalam mobil.

Panji mengatakan, saat itu pelaku diduga menyadari gerak-gerik diamati. Sehingga bergegas masuk ke dalam mobil.

"Pada saat anggota bergerak akan melakukan penangkapan, tersangka melihat akhirnya tersangka masuk ke mobil dan satu orang masih ada di dalam mobil langsung menancap gas," ujar dia.

Panji menyebut pelaku menolak menghentikan laju kendaraan. Padahal, anggota sempat melepaskan tembakan peringatan.

"Pada saat tersangka melarikan diri, anggota kami sempat menembak terkena di satu pintu mobil namun tersangka tidak berhenti," ujar dia.

Masih dalam pengejaran

Panji mengatakan, tersangka malah menghantam anggota yang saat itu bertugas. Dia menyebut, dua orang terluka akibat kejadian itu yakni Iptu Lukas Marbun dan Ipda Sunardi.

"Ipda Sunardi mengalami luka ringan sekarang sudah pulang ke rumah sedangkan untuk Iptu Lukas sedang dirawat karena mengalami patah tulang," ujar dia.

Panji mengatakan, penyelidikan sudah berlangsung selama satu pekan. Saat ini, Anggota sedang memburu kedua bandar. Meski, narkoba jenis sabu seberat 35 kilogram berhasil disita.

"Tersangka masih dalam pengejaran. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kami bisa menangkap pelaku," tandas dia.

Artis Terjerat Narkoba

Infografis Artis Terjerat Narkoba
Infografis Artis Terjerat Narkoba
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel