Kronologi Begal Payudara di Purworejo Hingga Dibekuk Warga

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Tragedi begal payudara yang terjadi di Kabupaten Purworejo telah meresahkan warga. Beruntung pelaku berhasil diringkus warga di wilayah Desa Cengkawakrejo, Kabupaten Banyuurip.

Pelaku berhasi ditangkap setelah melakukan aksinya di Jl. Brigjend Katamso, Kelurahan Borokulon, Kecamatan Banyuurip.

Begal payudara ini kemudian digelandang ramai-ramai oleh warga untuk diserahkan ke Polsek Banyuurip dan kini telah diserahkan ke Satreskrim Polres Purworejo.

Kapolres Purworejo AKBP Fahrurozi melalui Kasatrekrim Polres Purworejo Agus Budi Yuwono dalam gelar perkara mengatakan, pelaku bernama Andrian (23) warga Kecamatan Gebang.

Kronologi begal payudara

Ilustrasi/copyrightshutterstock/Tinnakorn jorruang
Ilustrasi/copyrightshutterstock/Tinnakorn jorruang

Tragedi begal payudara ini berawal dari korban YN yang baru pulang kerja dari SPBU Lugosobo sekitar pukul 21.30 WIB menggunakan sepeda motor. Begitu sampai di Jl. Brigjend Katamso Kelurahan Borokulon Kecamatan Banyuurip ada seseorang laki-laki menggunakan sepeda motor warna putih tanpa plat nomor tidak menggunakan helm, menggunakan jaket warna coklat dan tas slempang mengikuti korban dari belakang.

"Setelah itu orang tersebut (begal payudara) memepet korban dari sebelah kanan sehingga korban tidak bisa melakukan perlawan dan pada saat itu orang tersebut memegang dan meremas payudara korban sebelah kanan," ungkap AKP Agus pada saat diwawancarai para wartawan dalam Konferensi Pers yang digelar Polres Purworejo di halaman Mapolres Purworejo, Jumat (3/8/2021).

Pada saat balik arah korban mengadangnya menggunakan sepeda motor. Korban pun berteriak minta tolong dan datang seorang warga. Setelah itu, korban lansgung menghubungi kakak korban dan pelaku langsung dibawa ke Polsek Banyuurip dan Polres Purworejo guna proses lebih lanjut.

Ancaman hukuman bagi pelaku

Pelaku disangkakan pada Pasal 289 KUHP dan Pasal 281 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. Barang bukti yang diamankan 1 Unit Sepeda Motor Warna Putih tanpa Nopol, 1 buah Jaket warna coklat dan 1 buah tas slempang warna abu-abu.

Sementara itu, Andrian yang merupakan pelaku begal payudara mengaku bekerja sebagai buruh bangunan pada siang hari dan berjualan martabak pada malam harinya. Dirinya juga telah berkeluarga dan mempunyai anak. Dirinya melakukan perbuatan itu atas dorongan nafsu dan untuk mendapatkan kepuasan pribadi.

Diakui Andrian bahwa perbuatannya telah ia lakukan sejak Maret 2021. Ia telah melakukan perbuatannya kepada tujuh perempuan. Dirinya mengaku menyesal telah melakukan perbuatan tidak senonoh tersebut.

Simak video berikut ini

#elevate women

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel