Kronologi dan Penyebab Maverick Vinales Pisah dengan Yamaha Lebih Cepat

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Kebersamaan Maverick Vinales dengan Yamaha berakhir lebih cepat. Kedua pihak memutuskan mengakhiri kontrak lebih cepat, Jumat (20/8/2021).

Padahal, semula kerja sama Maverick Vinales dan Yamaha seharusnya baru berakhir pada hingga balapan terakhir musim ini. Itu pun sudah lebih cepat dari kontrak awal yang disepakati, yaitu hingga akhir 2022.

Vinales sudah mengumumkan gabung Aprilia, sembari akan merampungkan tugasnya di Yamaha. Namun, kini Vinales bahkan tidak akan membalap bersama Yamaha pada sisa seri MotoGP 2021.

Keputusan bercerai lebih cepat ini tak lain akibat kontroversi di MotoGP Styria. Rider Spanyol itu dituding sengaja membalap dengan sembrono dan berpotensi merusak mesin motor.

Tim Monster Energy Yamaha kemudian menskorsing Vinales membalap di MotoGP Austria. Yamaha juga kemudian memutuskan tak akan menurunkan pembalap Spanyol itu turun di MotoGP Inggris pekan depan.

Namun, kedua pihak akhirnya mengambil keputusan untuk menyudahi kontrak lebih awal.

Seperti apa penjelasan Yamaha tentang kronologi dan alasan menyudahi kontrak dengan Maverick Vinales lebih awal? Yamaha Motor Racing Managing Director, Lin Jarvis memberikan penjelasan mendetail.

Pernyataan Lengkap Lin Jarvis

Bos Movistar Yamaha Lin Jarvis (kiri) dan Valentino Rossi berfoto bersama dalam pesta perayaan ulang tahun Maverick Vinales (kanan) pada Kamis (12/1/2017). (Bola.com/Twitter/maverickmack25)
Bos Movistar Yamaha Lin Jarvis (kiri) dan Valentino Rossi berfoto bersama dalam pesta perayaan ulang tahun Maverick Vinales (kanan) pada Kamis (12/1/2017). (Bola.com/Twitter/maverickmack25)

“Di Assen, Yamaha dan Vinales sudah mengumumkan keputusan bersama untuk mempersingkat program awal 2021-2022 dan menyelesaikannya pada akhir 2021. Komitmen dibuat oleh pembalap dan tim untuk melanjutkan hingga akhir musim, dengan tim menjamin dukungan penuh dan pengendara memberikan upaya maksimalnya sehingga kami dapat menyelesaikan proyek 'dengan gaya'," tutur Lin Jarvis, seperti dikutip dari situs MotoGP.

“Sayangnya di MotoGP Styrian balapan tidak berjalan dengan baik atau berakhir dengan baik dan akibatnya setelah pertimbangan mendalam oleh kedua belah pihak, tercapai keputusan bersama bahwa akan lebih baik bagi kedua belah pihak jika kami mengakhiri kemitraan lebih awal."

"Perpisahan lebih cepat akan membebaskan pembalap untuk mengikuti arah masa depan yang dipilihnya dan juga akan memungkinkan tim memfokuskan upayanya pada sisa balapan musim 2021 dengan pembalap pengganti – yang belum ditentukan," imbuh Lin Jarvis.

Ucapan Perpisahan untuk Vinales

Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, memenangi balapan MotoGP Qatar di Sirkuit Losail, Senin (29/3/2021) dini hari WIB. (Twitter/Monster Energy Yamaha)
Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, memenangi balapan MotoGP Qatar di Sirkuit Losail, Senin (29/3/2021) dini hari WIB. (Twitter/Monster Energy Yamaha)

Meskipun kerja sama Yamaha dan Vinales tak berakhir manis, Lin Jarvis tetap memberikan apresiasi tinggi kepada pembalap Spanyol itu.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih yang tulus dari Yamaha kepada Maverick. Yamaha akan terus mengenang memori indah dan menghargai kerja keras kedua belah pihak dalam 4,5 tahun yang dihabiskan bersama," ujar Jarvis.

"Kerja sama itu membawa kami mencatatkan 8 kemenangan, 24 podium, dan dua tempat ketiga di klasemen keseluruhan pembalap 2017 dan 2019. Kami mendoakan yang terbaik untuk Maverick di masa depan," imbuhnya.

Sumber: MotoGP

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel