Kronologi Kebakaran Gedung Riset Polsri Palembang akibat Ulah 2 Bocah SD

Merdeka.com - Merdeka.com - Gedung yang diproyeksikan menjadi riset center Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) Palembang terbakar, Selasa (10/1) pagi. Kebakaran akibat ulah dua bocah SD yang bermain korek api sambil loncat di matras.

Kedua bocah itu, M (10) dan E (9) masuk melalui pintu belakang gedung yang terbuka. Kebetulan mereka tinggal di sekitar kampus di Jalan Srijaya Negara, Bukit Besar, Ilir Barat I, Palembang.

M meloncat-loncat di matras yang berada di lantai dua gedung. Sementara E bermain korek api sambil berjalan di sekitar matras. Tak lama, mereka melihat api di tumpukan matras.

Keduanya pun ketakutan dan kabur dari gedung. Petugas keamanan Polsri mengamankan M, sedangkan E berhasil melarikan diri.

Api cepat membesar dan menghanguskan 30 matras di TKP. Setengah jam kemudian, api dijinakkan oleh empat unit mobil pemadam.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengungkapkan, api tersebut dipastikan akibat ulah dua bocah SD yang bermain korek api sambil meloncat-loncat di atas matras. Keduanya dipergoki petugas keamanan memergoki keduanya saat kabur lantaran takut adanya api.

"Kebakaran itu karena korek api yang dimainkan dua bocah SD, mereka bermain di matras dan mengakui perbuatannya," ungkap Supriadi.

Akibat kebakaran itu, 30 matras hangus dengan kerugian Rp87 juta. Sementara barang lain belum teridentifikasi karena gedung belum difungsikan.

"Polisi sudah memasang police line untuk melakukan olah TKP. Sejauh ini dikabarkan tidak ada korban jiwa maupun luka," pungkasnya. [cob]