Kronologi Santri di Tangerang Tewas Dikeroyok Teman

Merdeka.com - Merdeka.com - Polisi telah menerima hasil autopsi terhadap jasad RAP (13), santri yang tewas dianiaya 12 rekannya di Pondok Pesantren Darul Quran Lantaburo, Tangerang. Remaja itu diketahui mendapat hantaman benda tumpul dari pukulan dan tendangan, serta kepalanya dibenturkan ke lantai dan dinding asrama.

Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menerangkan bahwa hasil autopsi RSUD Kabupaten Tangerang telah dijadikan sebagai alat bukti penetapan 12 santri sebagai tersangka penganiayaan itu.

"Barang bukti yang dilakukan pengamanan, hasil autopsi. Dari hasil autopsi itu ada terjadi kekerasan benda tumpul, baik itu di bagian kepala, wajah dada dan beberapa bahu. Kemudian keterangan anak-anak itu mereka melakukan pemukulan dengan tangan dan kaki, termasuk membenturkan kepala ke dinding tembok dan lantai," jelas Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Senin (29/8).

Gara-Gara Bangunkan Senior Salat Subuh

Dari hasil penyelidikan sementara, diduga tindak kekerasan berupa penganiayaan dan pengeroyokan terhadap RAP oleh 12 orang santri lainnya itu, dilatarbelakangi rasa ketersinggungan pelaku terhadap korban karena membangunkan kakak kelasnya untuk salat berjamaah subuh menggunakan kaki.

"Motifnya untuk sementara karena ketersinggungan, pada saat dia hendak salat subuh, membangunkan seniornya dengan cara ditendang kakinya dan sepertinya mereka tidak terima karena merasa korban tidak sopan sehingga terjadilah tindak pengeroyokan korban," jelas Kapolres.

Sebelumnya diberitakan, 12 anak dijadikan tersangka penganiayaan dan pengeroyokan santri itu. Lima di antaranya ditahan polisi, sedangkan tujuh santri lainnya dititipkan kepada orang tua masing-masing.

Ke-12 anak itu disangkakan dengan pasal pidana penganiayaan dan Undang-Undang Perlindungan Anak sesuai Pasal 76 c juncto Pasal 80 ayat (3) UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana di atas 7 tahun. [yan]