Kronologis Hukuman Pancung Ruyati Versi Konjen RI di Jeddah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Staf teknisi Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Budhi H Laksana, menyampaikan kronologis permasalahan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Ruyati yang dihukum pacung, di Jeddah, Saudi Arabiah.

Kami sampaikan kronolis permasalahannya TKI Ybs.:
Nama              : Ruyati Bt Satubi
no. paspor       : AL 786899
Alamat            : Kp. Ceger Rt. 003/01. Kec. Sukatani, Bekasi, Jawa Barat
PT Pengirim     : Dasa Graha Utama
PJTKA              : Ziarah Rec. Office
Nama Majikan   : Omar Muhammad Omar Halwani
Alamat Majikan : Al Khalidiya Makkah HP 0554457057
Masa Kerja       : 1 tahun 3 bulan

Kronologis :

1. Pada tanggal 12 Januari 2010 Ybs Telah membunuh majikan yg bernama Khariyah Hamid (64 th) dgn cara membacok beberapa kali dengan pisau jagal (pisau besar) yang dilanjutkan dgn menusuk leher korban dengan pisau dapur.

2. Kasus ditangani oleh kepolisian sektor Al Mansur Makkah Al Mukarromah penanganannya sejak awal tergolong cepat mengingat besarnya kasus (dimuat di koran setempat "Okaz" tgl 130110) dan kuatnya bukti bukti yang ditemukan di TKP.

3. Informasi dari Kepolisian Al Mansur dan Badan Investigasi dan Penuntut Umum Makkah bahwa Ybs dgn gamblang dan santai mengakui dan santai "mengakui" telah membunuh ibu majikan dgn cara membacok dan menusuk leher majikan dgn pisau darur mengakibatkan kemtian, dgn motif pembunuhan adalah rasa kesal akibat sering dimarahi oleh ibu majikan dan kecewa krn majikan tidak mau memulangkan. Ybs. jg menyatakan berniat utk melarikan diri namun pintu rumah selalu terkunci shg tdk dpt keluar dari rumah majikan. Ybs jg telah ditanya apakah majikan dan/atau ibu majikan pernah menyakiti, memukul atau menyiksa, Ybs. menjawab tidak pernah.

4. KJRI telah menghadiri peridangan Sdri. Ruyati Bt Satubi sebanyak 2 (dua) kali yaitu Tg. 3 dan 10 Mei 2010 dalam 2 peridangan tersebut Ybs. didampingi oleh dua org penterjemah mahkamah berkebangsaan indonesia dan dua org dari KJRI Jeddah. Begitu juga pada saat proses investigasi di Badan Investigasi dan saat reka ulang (rekontruksi) di TKP, Ybs selalu didampingi oleh penterjemah.

5. Untuk memberikan bantuan hukum KJRI jeddah telah mengirim 2 (dua) Nota Diplomatik ke Kemlu Saudi Arabia tg. 19 Mei 2010 dgn Nomor: 1948 dan Tgl. 14 Agustus 2010 No. 2986 yg pada intinya meminta agar kepada KJRI diberikan akses kekonsulreran seluas-luasnya sebagaimana lazimnya termasuk informasi ttg jadwal persidangan, pendampingan dan pembelaan dalam sidang-sidang berikutnya untuk mendapatkan salinan putusan hukum terhadap sdri. Ruyati Bt Satubi.

- Sehubungan dengan pemberitaan eksekusi qisas yang dilakukan oleh pemerintah Saudi Arabia, pihak KJRI telah melayangkan Nota Diplomatik informasi atas tidak adanya informasi mengenai jadual eksekusi kepada TKI an. Ruyati Bt Satubi.

- Berita Faksimil juga telah kami layangkan ke Intstansi terkait di Jakarta pada tanggal 24 Agustus 2010 no. BB-422/JEDDAH/VIII/10

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.