KSAD Beberkan Kondisi Alutsista TNI AD di Forum Indo-Pasific Landpower

·Bacaan 2 menit

VIVA – Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa menghadiri pertemuan Indo-Pasific Landpower Conference 2021 yang dihadiri oleh jenderal-jenderal Angkatan Bersenjata dari sejumlah negara-negara sahabat di dunia.

Pertemuan Indo-Pasific yang dikomandoi oleh Amerika Serikat atau US Army sebagai tuan rumah itu dilakukan secara virtual dengan mengusung tema “Preserving a Free and Open Indo-Pacific through Strength and Preparedness” dengan pembahasan empat panel diskusi.

Jendral TNI Andika Perkasa yang ditunjuk sebagai salah satu panelis diskusi dengan topik “Shared Challenges and Opportunities of Land Operations in the Indo-Pacific Area of Operational Responsibility" mengungkapkan, fokus yang saat ini tengah dilakukan oleh pemerintah Indonesia dalam membangun kekuatan pertahanan.

Menurut Jenderal Andika, TNI Angkatan Darat saat ini tidak akan ikut terlibat dalam persaingan kekuatan besar di kawasan.

"Bukan karena kami tidak ingin terlibat, namun kami melihat secara realistis mengenai hal yang kami miliki, seperti sumber daya dan energinya, bukan untuk itu. Namun untuk melakukan aspek yang lainnya,” kata Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa dikutip VIVA Militer dari keterangan resmi Dispenad, Rabu, 2 Juni 2021.

Orang nomer satu di Korps Angkatan Darat itu menambahkan, TNI Angkatan Darat memang saat ini belum bisa mengganti persenjataan untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan keamanan.

Namun, lanjutnya, TNI Angkatan Darat telah bertekad untuk memanfaatkan persenjataan, kendaraan, pesawat terbang atau alat apapun yang mungkin biasanya tidak digunakan oleh Angkatan Darat negara lain dan mempertimbangkannya untuk dapat digunakan.

Jenderal TNI Andika menambahkan, saat ini pemerintah Indonesia tengah fokus mengatasi pandemi COVID-19 yang tengah melanda seluruh belahan dunia. Dengan kondisi itu, Jenderal Andika menegaskan, TNI Angkatan Darat lebih memilih melakukan memodernisasi alutsista untuk memperkuat keamanan dan pertahanan nasional.

“Apalagi melihat perekonomian saat ini, apa yang kita hadapi setahun terakhir dengan adanya pandemi dan mungkin tidak akan berakhir dalam waktu dekat, melihat kondisi ekonomi yang juga dihadapi pemerintah, agar realistis kami fokus pada modernisasi, tetapi dengan cara yang cerdas,” kata Jenderal TNI Andika.

Dalam kesempatan itu, Kasad juga mengapresiasi persahabatan TNI Angkatan Darat dengan Angkatan Bersenjata di seluruh dunia. Bahkan, Jenderal TNI Andika juga mengungkapkan bahwa salah satu bentuk kerjasama yang saat ini sudah dilakukan adalah latihan bersama yang telah dilakukan oleh pasukan Mobile Training Team (MTT) Security Force Assistance Brigade (SFAB) US Army dengan sejumlah batalyon tempur TNI AD sejak beberapa pekan yang lalu.

“Saya sangat senang, kami menjalin pertemanan dan bermitra dengan negara-negara lain, di sekitar Indonesia dan di seluruh dunia untuk benar-benar membuat tantangan keamanan di kawasan Indonesia lebih terkelola,” tutupnya.