KSAD Beri Kejutan untuk Korban Kecelakaan Helikopter MI-17

Rifki Arsilan
·Bacaan 3 menit

VIVA – Siapa yang masih ingat dengan Praka Supriyanto? Iya, Praka Supriyanto adalah seorang prajurit TNI Angkatan Darat yang selamat dalam kecelakaan Helikopter MI-17 milik Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad) di Kendal, Jawa Tengah beberapa bulan lalu.

Saat ini, Praka Supriyanto terus mengalami perkembangan yang cukup signifikan setelah beberapa bulan mendapatkan perawatan secara intensif oleh Tim Dokter RSPAD Gatot Soebroto.

Baru-baru ini, Praka Supriyanto mendapatkan kejutan dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa dan sang istri, Hetty Andika Perkasa. Keduanya telah menyempatkan diri untuk menjenguk Praka Supriyanto ketika dirinya selesai menjalani operasi yang kesekian kalinya karena luka bakar 60 persen yang dialaminya ketika kecelakaan pesawat beberapa waktu lalu.

Kepala Departemen Bedah RSPAD Gatot Soebroto Kolonel Cpm Guntoro menyatakan, sejak kecelakaan Helikopter MI-17 beberapa bulan lalu, Praka Supriyanto telah mendapatkan perawatan intensif selama 4 bulan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto.

Kemudian, dia sempat menjalani rawat jalan selama 2 bulan di rumahnya dan telah mendapatkan penanganan operasi sebanyak 41 kali.

“Setelah 2 bulan mendapatkan perawatan di rumah, Praka Supriyanto kembali ke RSPAD untuk melakukan operasi perbaikan pada tangannya yang belum sempurna,” kata Kolonel CKM dr. Guntoro dalam keterangan resminya, Selasa, 23 Maret 2021.

Kolonel Guntoro menambahkan, operasi Kontraktur pada jari tangan Praka Supriyanto berjalan dengan lancar, dan saat ini Praka Supriyanto memasuki masa pemulihan selama dua minggu di RSPAD Gatot Subroto.

Mendapatkan kabar bahwa salah satu anak buahnya yang korban kecelakaan Helikopter MI-17 itu kembali menjalani perawatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jenderal TNI Andika Perkasa pun langsung bergegas menyempatkan diri menjenguknya.

Dia kembali menemui Praka Supriyanto untuk memastikan perkembangan kesehatan anak buahnya itu. Dalam pertemuannya itu, KSAD meminta kepada Praka Supriyanto untuk fokus pada proses penyembuhan dari luka bakar yang dialaminya.

Orang nomor satu di Korps TNI Angkatan Darat itu juga berjanji akan memberikan tangan palsu untuk melengkapi jari tangan kanan Praka Supriyanto yang terluka parah akibat kecelakaan pesawat latih MI-17 di Kendal beberapa waktu lalu itu.

"Nanti kita akan buatkan potongan tangan palsu, tapi harus sembuh dulu," kata Jenderal TNI Andika Perkasa.

KSAD juga mengapresiasi seluruh tim dokter RSPAD Gatot Soebroto yang telah memberikan pelayanan yang terbaik untuk anak buahnya itu. Menurut Jenderal TNI Andika, kondisi Praka Supriyanto telah mengalami banyak perkembangan positif akibat bantuan dari para tim dokter RSPAD Gatot Soebroto yang telah berjuang sekeras tenaga dalam memberikan layanan yang terbaik.

“Selain ditangani dengan dokter-dokter yang hebat, semangat Praka Supriyanto juga luar biasa sehingga bisa cepat pulih seperti saat ini,” ujar Kasad.

Tidak hanya itu, melihat kondisi kesehatan Praka Supriyato seperti saat ini, KSAD juga berjanji akan menyesuaikan penempatan tugas Praka Supriyanto dengan domisili tempat tinggal dan keluarga sehingga bisa bekerja dengan kinerja yang maksimal.

Dukungan dan perhatian tidak hanya didapatkan dari Jenderal TNI Andika Perkasa saja. Dalam waktu berbeda, Hetty Andika Perkasa juga datang menjenguk Praka Supriyanto ke RSPAD Gatot Soebroto.

Hetty Andika mengaku sangat salut dengan semangat Praka Supriyanto yang telah melewati cobaan yang tidak ringan selama ini. Menurut Hetty, semangat yang dimiliki Praka Supriyanto adalah kekuatan utama untuk kesembuhan Praka Supriyanto.

“Tidak hanya dari semangat, kehadiran istri yang selalu mendampingi sejak awal juga hal utama yang membuat Praka Supriyanto lekas pulih seperti saat ini, hebat mbak selalu setia mendampingi suami. Ini patut dicontoh,” kata Hetty Andika Perkasa.

Baca: Pesan Khusus Danjen Kopassus untuk Para Nakes di Wisma Atlet Kemayoran