KSAD soal Tahanan Militer Baru Berbasis ICT: Sangat Aman

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa resmi membuka Smart Instalasi Tahanan Militer berbasis Information, Communication, Technology alias ICT. Ini menjadi hunian tahanan tercanggih pertama yang dimiliki TNI AD.

Menurut dia, dengan ICT, dipastikan aman. Dan kemudian bisa terkendali.

"Semuanya ini sudah diintegrasikan sedemikian rupa. Satu sangat aman, kedua juga sangat terkendali karena semuanya sudah diprogram, jadi sudah tidak lagi manual penguncian. Kemudian nyala lampu dan semuanya, jadi semuanya sudah diprogram secara elektronik sehingga bisa otomatis," tutur Andika di Puspom TNI AD, Jalan Sultan Agung, Jakarta Selatan, Selasa (20/4/2021).

Menurut Andika, ini menjadi kebanggaan TNI AD. Intalasi tahanan tersebut sangat manusiawi sehingga minim terjadi praktik persekusi dan kekerasan lainnya.

"Tidak mungkin lagi ada bullying di dalam karena segala bentuk gerakan ada analisisnya, dan analisisnya dilakukan lakukan oleh artificial intelligence, jadi sudah otomatis," jelas dia.

Tampung 83 Prajurit

Adapun fasilitas tersebut dibuat seluas 1500 meter persegi dan dapat menampung sebanyak 83 prajurit binaan. Lokasinya berada di dalam Puspom TNI AD, Jakarta Pusat.

"Kita berharap karena kami sedang menyusun rencana, semoga kita bisa mendapatkan satu lagi tahun ini dalam hal pengadaannya ya. Kalau pengerjaannya kan membutuhkan waktu," kata Andika.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: