KSAU: Tantangan TNI AU Kedepan Makin Tidak Dapat Diprediksi

Rifki Arsilan
·Bacaan 2 menit

VIVA – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menyatakan, Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udarake depan memiliki tantangan yang sangat luar biasa di masa mendatang.

Hal itu terjadi seiring dengan dinamika lingkungan strategis dan perkembangan situasi global terus mengalami perubahan yang demikian cepat.

"Seiring dengan kemajuan teknologi dan perubahan zaman yang semakin tidak dapat diprediksi, TNI Angkatan Udara pun menghadapi tantangan dan ancaman yang semakin kompleks, dan bahkan tidak pernah terbayangkan sebelumnya," kata Marsekal TNI Fadjar Prasetyo dalam pidato peringatan HUT TNI Angkatan Udara ke-75 tahun di Mabes TNI AU, Cilangkap, Jum'at, 9 April 2021.

Orang nomor satu di Korps TNI Angkatan Udara itu menilai, ancaman yang datang kedepan tidak hanya bersifat linear. Namun juga, bersifat hibrida dan asimetris, yang bahkan juga semakin berkembang dengan adanya pemanfaatan persenjataan non-kinetik.

"Untuk itulah, TNI Angkatan Udara harus senantiasa mampu beradaptasi dengan segala perkembangan yang terjadi," ujarnya.

Melihat situasi tersebut, KSAU menegaskan, bahwa dirinya bertekad untuk mewujudkan TNI Angkatan Udara yang disegani di kawasan. Yakni, TNI Angkatan Udara yang bisa bertransformasi dan senantiasa mampu menyesuaikan diri dalam mewujudkan air power yang sesuai dengan era yang dihadapi.

Menurutnya, transformasi air power yang modern, membutuhkan lebih dari sekedar kepemilikan platform alutsista generasi terkini.

Dengan demikian, dia menilai, Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, organisasi yang baik, serta kebijakan yang tepat, akan memiliki peran sentral untuk dapat memaksimalkan peran dan mewujudkan tugas-tugas yang diamanahkan kepada TNI Angkatan Udara kedepan.

"Kunci meraih keberhasilan dalam mencapai transformasi ini, tentu kembali pada kualitas SDM Angkatan Udara. Untuk itu, perbaikan pada sisi pengembangan kualitas SDM, harus terus dilakukan secara berkelanjutan. Dan berbagai upaya ini membutuhkan dukungan dari seluruh prajurit dan pegawai negeri sipil TNI Angkatan Udara," ujarnya.

Dalam kesempatan itu KSAU juga mengingatkan kepada seluruh prajurit TNI Angkatan Udara di seluruh Indonesia, bahwa sebagai generasi penerus Angkatan Udara, seluruh prajurit TNI AU berkewajiban untuk melanjutkan tongkat estafet pengabdian dengan semangat yang sama, dan bahkan lebih tinggi dari para pendahulu yang memiliki tekad menjadikan TNI AU sebagai kekuatan yang diperhitungkan di kawasan.

"Kita harus optimis, dengan komitmen

dan upaya yang kuat dari seluruh unsur, cita-cita untuk menjadi TNI Angkatan Udara yang disegani, insya Allah dapat segera terwujud," tutupnya.