KSBN kukuhkan Dewan Pengurus Pusat periode 2022-2027

Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) telah mengukuhkan sejumlah anggota yang tergabung dalam Dewan Pengurus Pusat (DPP) untuk masa periode tahun 2022 sampai dengan 2027.

“KSBN telah melakukan berbagai tindakan nyata. Ikut menangani berbagai kegiatan budaya secara sistematis sejak Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan disahkan,” kata Ketua Umum Terpilih KSBN Mayor Jenderal TNI (Purn) Hendardji Soepandji dalam Pengukuhan Dewan Pengurus Pusat Komite Seni Budaya Nusantara di Jakarta, Jumat.

Hendardji menuturkan ekosistem kebudayaan tidak dapat tumbuh dengan sendirinya. Perlu stimulus agar dapat tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat Indonesia.

Oleh karenanya, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah membangun pranata kebudayaan yang dapat memberi pencerahan, pemikiran dan jalan baru bagi budaya Indonesia untuk bisa berkembang di tengah kebiasaan masyarakat yang banyak menggunakan teknologi digital.

Baca juga: Pemerintah sediakan Dana Indonesiana untuk dorong pemajuan kebudayaan

Baca juga: Kemenko: Pemuda berperan strategis dalam pemajuan kebudayaan

Ia menekankan pranata budaya atau organisasi kebudayaan sangat memerlukan orang-orang yang cakap dan berintegritas terhadap kemajuan budaya Indonesia. Sebab, memajukan kebudayaan menjadi tantangan tersendiri di abad 21.

“Kita bisa jadi bagian dari motor pembangunan walaupun yang operasional tadi tidak ada yang duduk di pemerintahan, tapi kita harus punya semangat untuk membangun negeri kita ini,” ujar dia.

Dengan dikukuhkannya DPP baru, KSBN yang telah berdiri sejak tahun 2017 lalu, diharapkan dapat menjalankan amanat yang dituangkan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 yang meliputi perlindungan kebudayaan, pengembangan kebudayaan, pemanfaatan kebudayaan dan pembinaan kebudayaan yang meliputi objek kebudayaan mulai dari tradisi lisan sampai olah raga tradisi.

KSBN sendiri selama perjalanannya, telah melakukan berbagai upaya pemajuan kebudayaan Indonesia seperti melakukan visitasi, sosialisasi dan supervisi banyak kegiatan berbasis seni budaya di berbagai daerah, termasuk melakukan lawatan budaya ke dunia internasional antara lain Amerika Serikat, Eropa Timur, Afrika Barat dan beberapa negara di Asia.

Baca juga: Kemendikbud: Kebudayaan jadi solusi kendala pembangunan berkelanjutan

Baca juga: Dirjen Kebudayaan pastikan terus dukung BaliMakarya Film Festival

Ia melanjutkan KSBN saat ini memiliki kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) di 12 provinsi sejak didirikan pada tahun 2017 lalu. DPW yang sudah disahkan ada di Provinsi DKI Jakarta, Maluku Utara, Jawa Tengah, Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Jawa Barat, NTB, Papua dan Papua Selatan.

Dengan demikian, dirinya berharap semua anggota DPP periode 2022-2027 dapat menjadi sumber daya manusia yang mampu memajukan kebudayaan nasional dan memperkenalkan budaya Indonesia ke mata dunia.

Ia juga berharap seluruh kegiatan yang diselenggarakan dan diupayakan oleh KSBN, bisa selalu mendapatkan dukungan dari Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek dan Sekjen MPR RI untuk menyebarkan nilai luhur dan memperkuat budaya Indonesia kepada generasi masa depan.

“Suatu pekerjaan yang memerlukan ketekunan dan keuletan tersendiri dalam ikut membangun kebudayaan. Ini tantangan bagi DPP KSBN tahun 2022-2027, mudah-mudahan lima tahun ke depan pengurus KSBN bisa terbentuk di 37 provinsi,” katanya.

Baca juga: IPC jadi ruang kontribusi kerja kebudayaan Indonesia

Baca juga: Proyek Pusat Kebudayaan Bali agar disosialisasikan lebih luas

Baca juga: Direktur: Komunitas lokal berperan penting majukan kebudayaan lokal