KSOP catat ribuan wisatawan asing berkunjung ke Mentawai

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Teluk Bayur, Padang, Sumatera Barat (Sumbar), mencatat sebanyak 2.104 wisatawan mancanegara (wisman) berkunjung ke Kabupaten Kepulauan Mentawai, sepanjang 2022.

"Berdasarkan rekapitulasi data penumpang kapal pesiar di wilayah kerja Muara Padang per Januari hingga Agustus 2022, jumlah wisatawan asing yang berangkat ke Mentawai tercatat sebanyak 2.104 orang," kata Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pela­buhan (KSOP) Teluk Bayur Wilayah Kerja Muara Padang Nasyirwan di Padang, Selasa.

Hal itu disampaikannya dalam dalam rapat koordinasi tim Pengawasan Orang Asing (Pora) Sumbar yang merupakan tim gabungan dari berbagai lembaga atau instansi dalam mengawasi orang asing.

Baca juga: Menparekraf: Kunjungan wisman per Juli 2022 capai 476 ribu

Ia mengatakan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan asing ke Mentawai tersebut terjadi sejak Maret 2022, dan terus mengalami peningkatan hingga Agustus.

Pada Maret jumlah kunjungan tercatat sebanyak 106 wisman, sedangkan pada bulan sebelumnya hanya di angka 11 orang.

Memasuki Mei, Juni, Juli, hingga Agustus angka kunjungan sudah berada di atas angka 300 orang, sehingga total keseluruhan mencapai 2.104.

"Itu berdasarkan data yang kami miliki karena setiap orang asing yang akan berangkat ke Mentawai kami periksa keberangkatan kapal, dokumen paspor, dan lainnya," jelas Nasyirwan.

Baca juga: BPS : Kunjungan wisman Kepri Juli 2022 naik 39,58 persen

Sementara itu dari Dermaga Bungus, lanjutnya, jumlah keberangkatan orang asing ke Mentawai periode Januari hingga Juni sebanyak 849 orang.

Ia mengatakan pihaknya terus memaksimalkan pengawasan serta penegakan hukum di bidang keselamatan dan keamanan pelayaran, termasuk pada titik embarkasi dan debarkasi.

Kepala Divisi Imigrasi Novianto Sulastono mengatakan pihaknya akan memerhatikan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Mentawai itu, demi memastikan keberadaan orang asing di wilayah Sumbar sesuai dengan peraturan.

Mentawai merupakan salah satu daerah di Sumbar yang menjadi idaman wisman karena memiliki pemandangan alam yang indah serta titik-titik ombak terbaik untuk berselancar.