KSOP Panjang: Kapal tetap layani pemudik hingga arus balik usai

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Panjang mengatakan akan tetap menyediakan tujuh kapal untuk melayani pemudik hingga arus balik selesai.

"Memang sudah ada imbauan dari pemerintah untuk menunda sementara waktu kepulangan hingga sehari setelah puncak arus balik," ujar Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Panjang, Capt Hendri Ginting, di Bandarlampung, Minggu.

Ia mengatakan, dengan adanya imbauan tersebut, maka pihaknya akan tetap menyediakan operasional 7 kapal hingga waktu arus balik pemudik usai.

Baca juga: Arus kendaraan di Pelabuhan Bakauheni H+5 Lebaran terpantau lancar

"Tetap akan melayani pemudik hingga waktu yang telah ditentukan di Pelabuhan Panjang karena di sini jadi alternatif penyeberangan saat arus balik," katanya.

Menurutnya, meski KM Ciremai telah selesai membantu pelayanan penyeberangan pemudik di masa arus balik, sebanyak tujuh unit kapal yang tersedia tetap akan beroperasi.

"KM Ciremai memang saat ini sudah selesai masa tugasnya di Pelabuhan Panjang, dan mereka akan tugas untuk menyeberangkan mudik gratis di Surabaya. Tetapi disini masih banyak kapal lain yang siap melayani penumpang," ucapnya.

Dia melanjutkan, dengan pergerakan pemudik pengguna pelabuhan alternatif yang stabil diharapkan kapal yang tersisa dapat melayani pemudik dengan maksimal.

"Banyak sekali yang antusias menggunakan pelabuhan alternatif, jadi harapannya dengan pergerakan yang terkendali meski ramai pada Sabtu dan Minggu ini semua pemudik bisa terfasilitasi dengan kapal yang tersedia," katanya lagi.

Diketahui pada H+5 Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah kondisi Pelabuhan Panjang sebagai alternatif penyeberangan pada arus mudik terpantau ramai lancar.

Pada akhir pekan ini banyak pemudik pengguna kendaraan roda dua dan roda empat yang memanfaatkan penyeberangan dengan rute Pelabuhan Panjang, Lampung-Pelabuhan Ciwandan, Cilegon.

Baca juga: Penumpang di Bandara Soetta hari ini diprediksi capai 150.473 orang
Baca juga: Ratusan calon penumpang KM Teluk Batang-Pontianak gagal berangkat

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel