KSP dukung pembangunan ekonomi berbasis wilayah di Sulawesi Tengah

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan Kantor Staf Presiden (KSP) mendukung percepatan pembangunan ekonomi berbasis wilayah di Provinsi Sulawesi Tengah.

Saat bertemu Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura di Gedung Bina Graha, Jakarta, Rabu, Moeldoko mengatakan secara geografis Provinsi Sulawesi Tengah berdekatan dengan Ibu Kota Nusantara (IKN), sehingga percepatan pembangunan ekonomi di daerah itu menjadi penting dilakukan agar menjadi kawasan penyangga ibu kota.

"Tuhan sudah memberikan limpahan sumber daya yang luar biasa di Sulawesi Tengah. Pertumbuhan pertaniannya menjanjikan, kekayaan lautnya melimpah, pariwisata juga sangat mendukung perekonomian. Tidak ada kurang apa pun. Maka, seharusnya sudah tidak ada orang miskin di sana," kata Moeldoko di Jakarta, Rabu.

Dia juga mengajak seluruh pihak terkait untuk bekerja bersama-sama dalam melakukan percepatan ekonomi berbasis klaster atau wilayah di Sulawesi Tengah, sehingga provinsi itu dapat menjadi daerah penyangga IKN di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, khususnya di sektor pangan, industri, dan pariwisata.

Baca juga: KSP tekankan pentingnya penguatan literasi keuangan penyuluh pertanian

Berdasarkan data KSP, Sulawesi Tengah memiliki keunggulan yang terbagi atas empat klaster kewilayahan. Pertama ialah klaster agropolitan Bolipamuso dan agropolitan Kawasan Pangan Nusantara (KPN) yang berpusat di Kabupaten Buol, Tolitoli, Parigi Moutong, Donggala, dan Sigi.

Kedua adalah klaster perkotaan Pasigala yang terdiri atas Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Donggala. Klaster tersebut berfokus pada pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), penataan kawasan rawan bencana, serta kawasan geowisata dan ekonomi hijau.

Klaster ketiga yaitu kawasan industri berkelanjutan Morubang di Kabupaten Banggai dan Morowali. Terakhir, klaster keempat adalah wisata bahari dan perikanan Balatoju di Kabupaten Banggai Kepulauan dan Laut dan Kabupaten Tojo Una-Una.

Sementara itu, Rusdy Mastura berterima kasih atas perhatian Pemerintah pusat kepada kemajuan ekonomi di Sulawesi Tengah. Dia mengatakan sejauh ini Provinsi Sulawesi Tengah sudah berhasil melalui tiga bencana, yakni COVID-19, pascagempa dan tsunami Kota Palu, serta bencana kelompok teroris di Poso.

"Sekarang saatnya Sulawesi Tengah berfokus pada pembangunan ekonominya," ujar Rusdy Mastura.

Baca juga: KSP: Pemerintah pusat-pemda sinergi capai target penurunan "stunting"
Baca juga: KSP dorong pemda optimalisasi pelaksanaan JKN dan Jamsostek