KSP Imbau Masyarakat Tidak Euforia Berlebih saat Lebaran karena Masih Pandemi

Merdeka.com - Merdeka.com - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan, Rumadi Akhmad mengimbau masyarakat tidak euforia berlebihan. Tetap memperhatikan protokol kesehatan saat merayakan Idulfitri 1443 Hijriah maupun bersilaturahmi dengan keluarga.

"Sebab kita masih dalam suasana pandemi Covid-19. Kami imbau masyarakat tetap perhatikan prokes saat merayakan Idulfitri. Jangan lengah dan abai meski banyak pelonggaran yang diberikan pemerintah," kata Rumadi dalam pesan singkat, Rabu (3/5).

Rumadi menuturkan adanya kebijakan pelonggaran pada Idulfitri tahun ini, masyarakat bisa mudik dan bersilaturrahmi dengan keluarga. Hal ini merupakan momentum untuk memperkuat kembali kerekatan relasi sosial, yang sebelumnya sempat terputus karena pandemi.

Menurutnya, terbangunnya kembali kerekatan relasi sosial melalui perayaan Idulfitri, akan menjadikan masyarakat Indonesia semakin tangguh. Terutama menghadapi krisis ekonomi global yang saat ini terjadi.

Rumadi melanjutkan, semakin banyak keterlibatan sosial warga, maka mereka akan semakin bahagia serta tidak terpengaruh krisis ekonomi yang menghantam.

"Secara finansial, krisis ini memang merugikan, tapi dengan kerekatan sosial yang ada, efek psikologisnya bisa diredam," pungkasnya. [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel