KSPI: Demo Buruh Tolak Kenaikan Harga BBM

  • Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNnews.com
    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNNEWS.COM - Sekitar 75 persen dari penduduk Indonesia memenuhi kehidupannya dengan uang kurang dari 4 dollar AS per hari. …

  • Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Tempo
    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    TEMPO.CO, Surakarta - Pembangunan jalan tol yang menghubungkan dua kota terbesar di Indonesia, Jakarta dan Surabaya, berdampak menyusutnya lahan pertanian. …

  • Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Merdeka.com
    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    MERDEKA.COM. Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menilai, sejak Presiden SBY mengeluarkan Instruksi Presiden No.15 Tahun 2011 tentang Perlindungan Nelayan, armada perikanan nasional justru bertumpuk di perairan kepulauan. …

Jakarta (ANTARA) - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menyatakan bahwa demonstrasi buruh pada 1 Mei memperingati Hari Buruh Sedunia akan menolak rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

"Kami tidak setuju kalau subsidi BBM dicabut karena subsidi itu kewajiban negara. Di mana-mana buruh akan memperjuangkan subsidi BBM," kata Presiden KSPI M. Said Iqbal di Jakarta, Jumat.

Pernyataan tersebut dia sampaikan dalam acara diskusi publik bertema "Peringatan May Day, Momentum Peningkatan Kesejahteraan Buruh" di Gedung Dewan Pers.

Said mengatakan penolakan terhadap kenaikan harga BBM oleh buruh didasari oleh beberapa alasan, yakni kenaikan BBM dinilai akan meningkatkan inflasi dan mengakibatkan daya beli buruh menurun.

"Kalau harga BBM direncanakan naik Rp2.000 maka daya beli buruh pun akan turun sebab harga sewa rumah, ongkos kendaraan umum, dan harga kebutuhan pokok pun akan naik," ujarnya.

Dia menegaskan, bila pemerintah tetap berkeras menaikkan harga BBM, para buruh berencana melakukan mogok kerja nasional.

"Bila harga BBM tetap naik, kami akan melakukan mogok nasional. Kami akan pastikan ketika Presiden SBY berpidato pada sidang paripurna, buruh akan mogok kerja," tuturnya.

Pada kesempatan itu, dia juga menyoroti kalangan pengusaha yang mendukung rencana pemerintah menaikkan harga BBM.

"Ini ada apa kalau sebelumnya ada kenaikan BBM para pengusaha ikut menolak, kenapa sekarang mendukung? Lalu, subsidi BBM sebesar Rp21 triliun itu dialihkan kemana?," kata Said.

Presiden KSPI itu juga mengatakan, tuntutan lain yang akan diserukan oleh para buruh pada peringatan "May Day" adalah masalah kenaikan upah.

Menurut dia, kenaikan upah para buruh harus disesuaikan dengan pertumbuhan ekonomi nasional yang dinilai semakin baik.

"Siapa bilang dengan kenaikan UMR buruh akan berhenti melakukan perlawanan untuk memperoleh kenaikan upah? Bila pertumbuhan ekonomi negara meningkat, artinya buruh pun harus semakin sejahtera," katanya.Oleh karena itu, dia mengimbau pemerintah untuk lebih memperhatikan hal-hal yang menjadi kebutuhan para pekerja atau buruh.

Dia menambahkan tuntutan lainnya yang akan diusung dalam aksi demo Hari Buruh adalah penghapusan sistem outsourcing dalam ketenagakerjaan di Indonesia, khususnya di BUMN.

Said menjelaskan, KSPI akan mengoordinasikan sekitar satu juta buruh dalam peringatan "May Day", dimana sebanyak 150 ribu buruh di Jakarta akan melakukan "long march" ke Istana Negara dan enam kementerian.

"Enam kementerian, antara lain Kementerian Keuangan, Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kementerian Kesehatan, Kementerian BUMN, dan Kementerian Koordinator Ekonomi," katanya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metrojaya Kombes (Pol) Rikwanto mengatakan bahwa aksi demo buruh yang akan dilakukan haruslah tetap mengikuti peraturan dan undang-undang yang berlaku.

"Melakukan aksi demo buruh boleh saja asalkan tetap menyampaikan pemberitahuan kepada Kepolisian agar kami bisa melakukan antisipasi," kata Rikwanto.

Dia juga mengatakan pihak kepolisian telah menyiapkan 21.000 personel untuk mengamankan jalannya peringatan Hari Buruh.(rr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...

Artikel Bisnis Terpopuler