KSPI: Lebih 30 Ribu Buruh di DKI, Jabar dan Banten Ikut Vaksin Presisi

·Bacaan 2 menit

VIVA – Kabar baik disampaikan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) terkait vaksinasi untuk kalangan buruh. Presiden KSPI Said Iqbal menyampaikan sudah lebih 30 ribu buruh sebagian wilayah Jawa telah divaksin.

Said mengatakan vaksinasi presisi tak berbayar alias gratis ini terselenggara atas bantuan pemerintah terutama Polri. Kata dia, lebih 30 ribu buruh yang sudah divaksin antara lain di Jawa Barat, Banten, dan DKI.

Menurut dia, vaksinasi presisi ini sebagai bentuk nyata pemerintah melalui Polri untuk menjawab tuntutan vaksin gratis bagi buruh. Sebelumnya, pekerja buruh di pabrik-pabrik ingin pemerintah melakukan vaksinasi secara gratis.

Said menambahkan tuntutan vaksin gratis juga merujuk data dan fakta yang dimiliki KSPI. Dia menekankan, angka penularan COVID-19 di lingkungan pabrik mencapai rata-rata 10 persen. Bahkan, kata dia, secara total sudah ada ratusan buruh yang meninggal dunia.

"Mabes Polri mewakili Pemerintah memberikan respons yang cepat terhadap tuntutan buruh ini. Salah satunya dengan melakukan pemberian vaksin tidak berbayar (gratis) kepada buruh di beberapa pabrik," ujar Said, dalam keterangannya, Rabu, 25 Agustus 2021.

Dia mencontohkan pekerja buruh yang sudah divaksin antara lain PT EPSON di Bekasi, PT Honoris di Bogor, PT Nitto di Bogor, PT Aisin di Bekasi, PT Xacti di Depok. Selain, sejumlah perusahaan di Jakarta, Tangerang, Karawang, dan Purwakarta. Dalam pemberian vaksin presisi ini dipantau langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hingga Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

“Dalam kesempatan itu, Kapolri langsung memberikan sembako gratis dari Mabes Polri kepada para buruh yang mengikui program vaksin presisi," lanjut Said.

Sementara, beberapa program vaksinasi di perusahaan lainnya juga disaksikan Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono. Dia menambahkan, selain KSPI, sebenarnya Polri juga manggandeng
Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) pimpinan Andi Gani. "Dengan demikian, jumlah buruh yang tervaksin lebih dari 30 ribu buruh," tutur Said.

Kemudian, Said berharap bila ada program vaksinasi untuk buruh bisa digratiskan seperti vaksin presisi dari Polri. Ia bilang dengan vaksin gratis maka bisa akan lebih cepat mencapai herd immunity sehingga kinerja perusahaan lebih optimal.

"Sehingga dapat dihindari terjadinya ledakan PHK, dan perusahaan dapat beroperasi 100 persem, khususnya yang berorienstasi ekspor," ujar Said.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel