KSPI: Sebanyak 150.000 Buruh Garap Pembangunan IKN

Merdeka.com - Merdeka.com - Sebanyak 150.000 buruh bekerja dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Diharapkan pengerjaan IKN berjalan lancar dengan adanya komitmen bersama untuk mengawal pembangunan dari sejumlah mahasiswa, buruh, tokoh masyarakat serta para tenaga kesehatan.

Demikian dikatakan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal.

"Bagaimana mengembangkan satu kota, dimana semua terintegrasi secara smart forest city. Kota yang di konsep baik," ujarnya di titik Nol Kilometer IKN Nusantara, Kalimantan Timur, Jumat (17/6).

Sebelumnya, Organisasi kepemudaan, mahasiswa dan elemen buruh berikrar dan menyatakan komitmennya untuk mendukung dan mengawal pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Sunanto menjelaskan alasan mendukung pembangunan IKN. Menurutnya, pemindahan Ibu Kota Negara bukan hanya perpindahan secara fisik, namun juga pemindahan pemerataan pembangunan dan pemenuhan harapan anak bangsa.

"Semua anak bangsa memiliki harapan dan kesempatan yang sama untuk bisa bangkit dan mengenyam semua keilmuan dan kesejahteraan itu sendiri, maka pemindahan ibu kota harus kita dukung, karena memberikan harapan dan kesempatan bagi kita semua," kata Cak Nanto panggilan akrabnya.

Berikut ikrar yang dibacakan Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Sunanto:

"Kami berkomitmen, mendukung pembangunan ibu kota nusantara sebagai bagian dari upaya, wujudkan visi Indonesia emas 2045. Menjadi bangsa Indonesia, yang berdaulat maju, adil dan makmur."

"Terima kasih pak Kapolri, semoga cita-cita ini kita wujudkan bersama, komitmen ini tidak hanya berhenti sampai di sini pak Kapolri, kami akan kawal sampai tuntas sampai darah penghabisan kami,".

Selain pembacaan ikrar, digelar juga acara Hari Bakti Kesehatan dalam rangka HUT Bhayangkara ke-76 yang turut dihadiri Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. [rhm]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel