Kualifikasi Piala Asia 2023: Tanpa Beban, Raja Isa Sebut Bangladesh Punya Potensi Kejutkan Malaysia

Bola.com, Jakarta - Timnas Malaysia butuh kemenangan saat bersua Bangladesh pada laga terakhir Grup E putaran ketiga kualifikasi Piala Asia 2023 di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Selasa (14/6/2023).

Kalau terwujud, tambahan tiga poin itu belum memastikan tim Harimau Malaya meraih tiket putaran final karena harus bersaing dengan runner-up lima grup lainnya. Termasuk timnas Indonesia yang saat ini bertengger di peringkat dua Grup A.

Saat ini, Malaysia yang ditangani pelatih asal Korea Selatan, Kim Pan-gon mengoleksi tiga poin setelah mengalahkan Turkmenistan 3-1 (8/6/2022) dan ditekuk Bahrain 1-2 (11/6/2022).

Dihubungi Bola.com, Senin (13/6/2022), eks pelatih PSM Makassar, Raja Isa, menyebut Bangladesh yang sudah tak punya peluang punya potensi mengejutkan Timnas Malaysia karena tampil tanpa beban. Apalagi Bangladesh memiliki pertahanan solid serta serangan balik cepat.

Uji Coba Vs Indonesia

<p>Pemain Indonesia, Marc Klok (tengah) berebut bola dengan pemain Bangladesh, Jamal Bhuyan dalam laga persahabatan FIFA Matchday antara Timnas Indonesia menghadapi Bangladesh di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (1/6/2022) malam WIB. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)</p>

Pemain Indonesia, Marc Klok (tengah) berebut bola dengan pemain Bangladesh, Jamal Bhuyan dalam laga persahabatan FIFA Matchday antara Timnas Indonesia menghadapi Bangladesh di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (1/6/2022) malam WIB. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Raja Isa yang kini menangani klub Liga 1 Bangladesh, Muktijoddha Sangsad KC merujuk penampilan Jamal Bhuyan dan kolega saat beruji coba dengan Indonesia serta dua laga mereka Grup E menghadapi Bahrain (8/6/2022) dan Turkmenistan (11/6/2022).

"Apalagi dalam sejarah pertemuan Malaysia dan Bangladesh selalu berakhir dengan skor ketat," terang Raja Isa.

Itulah mengapa Raja Isa menyarankan tim asuhan Kim Pan-gon masuk ke lapangan dengan misi memenangkan pertandingan tanpa memikirkan harus menang dengan banyak gol untuk menjaga asa lolos ke putaran final dengan status runner-up terbaik.

"Lebih fokus menguasai pertandingan dan memanfaatkan peluang yang tercipta. Jangan seperti ketika menghadapi Turkmenistan dan Bahrain. Seharusnya, Malaysia bisa mendapatkan gol lebih banyak andai pemain lebih tenang dalam menyelesaikan peluang yang didapatkan," papar Raja Isa.

Kondisi Malaysia

Nama pertama ada Safawi Rasid. Meski gagal mengantarkan Malaysia ke babak semifinal, ia berhasil menjadi salah satu top skor di ajang Piala AFF 2020. Safawi tercatat telah melesatkan empat gol, dengan rincian, satu gol kegawang Kamboja dan hattrick saat melawan Laos. (affsuzukicup)
Nama pertama ada Safawi Rasid. Meski gagal mengantarkan Malaysia ke babak semifinal, ia berhasil menjadi salah satu top skor di ajang Piala AFF 2020. Safawi tercatat telah melesatkan empat gol, dengan rincian, satu gol kegawang Kamboja dan hattrick saat melawan Laos. (affsuzukicup)

Malaysia sejatinya lebih diuntungkan karena bermain di hadapan publik sendiri. Tapi, Raja Isa justru kondisi ini bisa menjadi beban tersendiri buat Safawi Rasid dan kolega bila gagal mengonversikan peluang jadi gol. Terutama pada 20 menit pertama laga.

Menurut Raja Isa, kelebihan Malaysia yang terlihat menonjol di era Kim Pan-gon adalah permainan cepat serta high pressing yang apik.Deretan lini serang yang dipanggil Kim Pan-gon mayoritas memiliki kecepatan dan sanggup melewat satu atau dua pemain lawan yang mengadang. Seperti Safawi Rasid, Faisal Halim dan Mohamadou Sumareh.

"Hampir sama seperti Indonesia yang memiliki Witan Sulaiman, Saddil Ramdani dan Irfan Jaya. Sekali lagi saya tegaskan, Malaysia wajib membenahi penyelesaian akhir," ungkap Raja Isa.

Namun, Raja Isa menambahkan, terlepas dari apa pun yang diraih Malaysia pada kualifikasi Piala Asia 2023 ini, posisi Kim Pan-gon dipastikan aman. Karena dalam kesepatakan kontrak, Kim Pan-gon diberi kebebasan penuh membangun tim selama dua tahun ke depan.

"Setelah itu baru dievaluasi. Sejauh ini, dalam 40 hari berstatus pelatih timnas Malaysia, Kim Pan-gon mampu mendapat reaksi positif dari pecinta sepak bola di Malaysia," kata Raja Isa.

Kondisi Bangladesh

<p>Pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan, berusaha merebut bola saat melawan Bangladesh pada laga uji coba FIFA Matchday antara Timnas Indonesia menghadapi Bangladesh di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (1/6/2022) malam WIB. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)</p>

Pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan, berusaha merebut bola saat melawan Bangladesh pada laga uji coba FIFA Matchday antara Timnas Indonesia menghadapi Bangladesh di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (1/6/2022) malam WIB. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Bangladesh sudah tersingkir setelah menelan dua kekalahan beruntun. Tapi, dipastikan tim asuhan pelatih asal Spanyol, Javier Cabrera tak ingin menyerah begitu saja dari Malaysia. Menurut Raja Isa, dari berbagai komunikasinya dengan sejumlah pelatih di Bangladesh, mereka menjadikan duel kontra Malaysia sebagai laga harga diri.

Menurut Raja Isa, penampilan yang menonjol pada Bangladesh adalah permainan kolektif dengan kapten Jamal Bhuyan sebagai jenderal lapangan dengan umpan terukurnya.

Di tengah, Jamal ditopang oleh Papon Singh dan Sohel Rana. Mereka juga memiliki serangan balik apik dengan mengandalkan kecepatan Foysal Ahmed Fahim dan Mohammad Ibrahim di lini depan.

"Bangladesh mencetak gol ke gawang Turkmenistan dengan cara itu. Jadi, Malaysia memang wajib waspada," pungkas Raja Isa.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel