Kualitas Kopi Indonesia Diragukan  

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • 6 Ide Bisnis Sederhana Dimulai dari Smartphone Anda

    6 Ide Bisnis Sederhana Dimulai dari Smartphone Anda

    Studentpreneur
    6 Ide Bisnis Sederhana Dimulai dari Smartphone Anda

    Memulai usaha dari sebuah ide bisnis sederhana sangat cocok untuk dilakukan oleh kita yang belum pernah memulai bisnis sebelumnya. Tidak perlu berpikir terlalu rumit untuk mendapatkan pengalaman bisnis yang berharga. Bahkan hanya dengan mempunyai smartphone, Anda bisa memulai bisnis Anda sekarang juga. Beberapa di antaranya bahkan tanpa modal. Apa sajakah? …

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah menyatakan akan memfasilitasi peningkatan kualitas kopi untuk tujuan ekspor, terutama ke Jepang. Hal ini dilakukan menyusul adanya penolakan 10 peti kemas berisi 200 ton kopi dari Indonesia yang ditolak Badan Karantina Jepang karena melebihi batas maksimum residu beberapa waktu lalu. 

Kopi Indonesia dianggap mengandung unsur aktif pestisida isocarab dan carbaryl melebihi ambang batas yang diizinkan. Direktur Tanaman Rempah dan Penyegar Kementerian Pertanian, Azwar Abu Bakar, menyatakan akan mendalami kasus penolakan tersebut dan berkonsultasi dengan pemerintah Jepang.

»Ini sebenarnya bukan ditolak, hanya kaitannya dengan beberapa kandungan yang tidak sesuai,” kata Azwar, Selasa, 18 September 2012. Dia menambahkan, Jepang termasuk negara yang ketat dalam menerapkan standar impor produk pertaniannya, termasuk kopi Indonesia.

Menurut dia, guna menanggapi kasus ini pihaknya akan melakukan pembinaan, mulai dari produsen hingga tingkat industri kopi untuk mencegah digunakannya unsur pestisida melebihi batas yang diizinkan dari suatu negara. »Kami akan imbau semua pihak terkait supaya menghasilkan suatu kualitas yang tinggi sehingga tidak ada lagi persyaratan yang tidak terpenuhi pada kopi.”

Sejak 2006, pemerintah Jepang telah menetapkan 200 jenis bahan kimia yang tidak boleh terkandung pada komoditi kopi melebihi ambang batas yang diizinkan. Aturan ini dikenal sebagai uniform level sebesar 0,01 ppm. Ketentuan pemerintah Jepang ini dinilai paling ketat dibanding negara-negara lain. 

Apabila pada komoditi kopi didapati unsur aktif salah satu dari 200 jenis bahan kimia melebihi tingkat keseragaman yang diizinkan, maka kopi tersebut ditolak masuk ke Jepang dan harus dihancurkan atau diekspor kembali.

Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia sebelumnya memprediksi produksi kopi Indonesia, baik jenis Arabica maupun Robusta akan meningkat tahun ini. Produksi kopi tahun ini ditargetkan mencapai 900 ribu ton, yang terdiri atas 180 ribu ton Arabica dan sisanya Robusta.

Tahun lalu, produksi kopi hanya sebesar 709 ribu ton dengan rincian 155 ribu ton Arabica dan 553 ribu ton Robusta. Dari jumlah produksi itu, porsi ekspor mencapai 600 ribu ton, sedangkan sisanya untuk konsumsi domestik.

ROSALINA

Berita terpopuler lainnya:

Selingkuhan Rooney dan Balotelli Hamil

Di Hotel Ini, Pengguna Toilet Diintip Pejalan Kaki

Begini Nasib Keluarga Pembuat Film Anti-Islam

Munarman Terjengkang Saat Demo Film Anti-Islam

Iran Akan Kejar Pembuat Film Anti-Islam

Pria "Miskin" Ini Simpan Sepeti Emas di Rumahnya

Survei: Jokowi Menang Tipis dari Foke

Bela Polri, DPR "Serang" KPK

Jokowi dan Foke Dituding Manipulasi Dana Kampanye

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...