Kualitas Layanan Meningkatkan Loyalitas Konsumen

Syahdan Nurdin, amandaaasyakhina-389
·Bacaan 2 menit

VIVA – Sekarang banyak orang berlomba-lomba memulai bisnis, ada yang berbisnis makanan, minuman, kerajinan tangan, hingga peralatan rumah tangga. Itu semua dijalankan dengan berbagai latar belakang, entah memang hobi berjualan, atau bisnis adalah sumber penghasilan, hingga dijadikan sebagai sumber penghasilan tambahan.

Apalagi di masa pandemi seperti ini membuat orang mulai berbisnis, walaupun di rumah saja tetap mendapatkan pemasukan. Melihat banyaknya saingan di dunia bisnis menjadikan dunia bisnis itu tidak mudah. Ketika kita memasuki dunia bisnis berarti kita harus terima dengan risiko-risiko yang ada. Tak sedikit orang yang gagal dalam dunia bisnis.

Hal utama yang dapat kita lakukan agar bisnis kita tidak gagal adalah melihat apa yang disukai masyarakat dan apa yang dibutuhkan masyarakat. Setelah itu produk yang ditawarkan juga harus memiliki kualitas yang bagus agar konsumen merasa puas.

Lalu kita sebagai pebisnis harus membuat konsumen loyal terhadap produk kita. Bagaimana membuat konsumen itu loyal? Kita harus memberikan pelayanan yang baik kepada konsumen agar konsumen balik lagi dan membeli ulang produk yang ditawarkan.

Pelayanan yang baik tidak hanya soal kualitas produk melainkan service yang diberikan. Konsumen akan merasa dihargai saat menerima service yang baik. Sekarang service menjadi pertimbangan konsumen untuk membeli suatu barang atau menggunakan suatu jasa.

Berbisnis tidak hanya menjual suatu produk tetapi di dalam berbisnis harus ada service yang diberikan untuk konsumen. Ada beberapa tips yang akan saya berikan mengenai bagaimana membuat konsumen loyal dengan cara meningkatkan kualitas pelayanan.

Pertama, jika ada konsumen bertanya mengenai produk kita, kita sebagai penjual harus menjawab dengan detail sesuai dengan apa yang ditanyakan. Jika konsumen tidak paham apa yang kita sampaikan dan bertanya lagi, kita harus tetap menjawabnya dengan ramah dan sopan.

Kedua, jika ada konsumen yang komplain kita tidak boleh mengabaikannya, kita sebagai penjual harus bertanggung jawab. Biasanya ketika konsumen komplain pasti dengan nada yang sedikit tinggi, kita sebagai penjual harus tetap menjawab dengan tenang, tanyakan perlahan mengenai komplainnya, dibicarakan baik-baik, dan mengambil jalan tengah.

Ketiga, buat konsumen merasa nyaman ketika berbicara dengan kita. Misalnya seorang konsumen berkonsultasi untuk membeli sebuah skincare dengan kondisi kulit yang berjerawat, apakah dia akan cocok dengan produk tersebut atau tidak. Sebagai penjual kita juga bisa sharing mengenai pengalaman kita.

Jadi, itu beberapa tips yang bisa saya berikan untuk membuat konsumen menjadi loyal. Jadikanlah konsumen teman kita agar mereka merasa nyaman membeli produk yang kita jual.

Tingkatkan pelayanan agar mendapatkan konsumen yang loyal. Ketika konsumen sudah loyal maka mereka akan terus menerus kembali ke toko kita dan membeli kembali barang-barang yang kita jual.