Kuasa Hukum Tuding Keluarga Pembunuh Purnawirawan TNI di Lembang Manipulasi Cerita

Merdeka.com - Merdeka.com - Polda Jabar telah menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap sopir pikap yang juga pensiunan TNI, Letkol Purn M Mubin, di Jalan Adiwarta, Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Dari reka ulang itu, kuasa hukum keluarga korban menduga keluarga pelaku memanipulasi cerita terkait peristiwa itu.

Setelah menghadiri rekonstruksi yang digelar pada Senin (5/9), Muhtar menyebut polisi telah menjalankan proses rekonstruksi sesuai dengan berita acara pemeriksaan (BAP). Kendati begitu, dia menduga terdapat upaya manipulasi adegan yang dilakukan keluarga tersangka.

"Ada upaya untuk memanipulasi, baik dari cerita atau gerakan. Salah satunya orang tua pelaku bilang melerai dengan cara menarik tangan pelaku, padahal di CCTV gak ada," katanya dihubungi, Selasa (6/9).

Ia juga membenarkan adanya fakta-fakta baru yang ditemukan polisi saat rekonstruksi. Salah satu fakta terbarunya yakni orang tua pelaku datang kemudian menepuk punggung putranya kemudian langsung pergi.

Seharusnya, kata dia, orang tua pelaku menyuruh putranya untuk berhenti setelah melakukan penusukan beberapa kali. "Ada upaya memanipulasi kejadian sebenarnya yang dilakukan orang tua pelaku," jelasnya.

Minta Saksi Dijadikan Tersangka

Selain itu berdasarkan hasil rekonstruksi terlihat orang tua pelaku dan karyawan berada di lokasi dan membiarkan pembunuhan itu. Mereka yang berstatus saksi didorong agar menjadi tersangka.

"Mereka nyata-nyata melihat begini kejadiannya dan membiarkan dengan begitu sadis," katanya.

Pihaknya juga akan berupaya agar polisi menganulir Pasal 351 ayat (3) yang dikenakan kepada pelaku. Alasannya tidak terdapat cekcok terlebih dahulu. Pihaknya menduga pelaku sudah merencanakan hal tersebut.

27 Adegan

Sebelumnya, rekonstruksi pembunuhan Letkol Purn M Mubin dengan tersangka HH di Jalan Adiwarta, Lembang, Kabupaten Bandung Barat memeragakan 27 adegan. Reka ulang pembunuhan berlangsung sejak pukul 10.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB dan menjadi perhatian masyarakat sekitar.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan total adegan rekonstruksi yang diperagakan mencapai 27 adegan. Ia menegaskan rekonstruksi berjalan transparan dan terbuka serta profesional dan sesuai aturan.

"Total adegan ada 27 adegan," ujarnya. [yan]