Kuasi Reorganisasi, Garuda Gunakan Laporan 2011

  • Tak becus garap geotermal, Dahlan pecat bos PLN dan Pertamina?

    Tak becus garap geotermal, Dahlan pecat bos PLN dan Pertamina?

    Merdeka.com
    Tak becus garap geotermal, Dahlan pecat bos PLN dan Pertamina?

    MERDEKA.COM. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyiapkan sanksi untuk Direktur Utama PLN Nur Pramudji dan Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan dalam masalah pemanfaatan panas bumi menjadi sumber energi listrik. Menurut Dahlan, energi panas bumi atau geotermal selama ini tidak dimanfaatkan karena ada ketidakcocokan harga antara PLN dan Pertamina. …

  • Pemuda Ini Dapatkan Milliaran Rupiah Dengan Membuat Jutaan Orang Terta …

    Pemuda Ini Dapatkan Milliaran Rupiah Dengan Membuat Jutaan Orang Terta …

    Studentpreneur
    Pemuda Ini Dapatkan Milliaran Rupiah Dengan Membuat Jutaan Orang Terta …

    Bayangkan betapa bahagianya kalau Anda berhasil membuat puluhan juta orang tertawa, namun juga mendapatkan uang sampai puluhan milliar rupiah? Ray Chan, anak muda dari Hong Kong berhasil mewujudkannya dengan menciptakan situs komedi populer 9GAG. Tanyalah pada anak muda yang berusia di bawah 30 tahun, kebanyakan dari mereka adalah pengunjung setia 9GAG. Bahkan, saking populernya di Indonesia, sampai ada situs-situs lokal yang berusaha menjadi 9GAG-nya Indonesia. Saat ini, 9GAG dikunjungi oleh …

  • Industri Kertas Indonesia Kalah dari Singapura  

    Industri Kertas Indonesia Kalah dari Singapura  

    Tempo
    Industri Kertas Indonesia Kalah dari Singapura  

    TEMPO.CO, Jakarta - Meskipun memiliki pasokan bahan baku kertas yang besar, Indonesia masih kalah dari Singapura dalam hal ekspor produk cetakan. Ketua Umum Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI) Jimmy Junianto mengatakan saat ini nilai ekspor barang cetakan Indonesia baru mencapai US$ 226 juta, hanya seperenam dari nilai ekspor produk cetakan Singapura yang sebesar US$ 1,5 miliar. …

INILAH.COM, Jakarta - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) optimistis dapat menyelesaikan kuasi reorganisasi pada semester pertama tahun ini.

Direktur Keuangan PT Garuda Indonesia Tbk, Elisa Lumbantoruan menuturkan, pelaksanaan kuasi reorganisasi tetap berjalan. Kuasi reorganisasi ini diharapkan selesai pada Juni 2012.

"Kami akan menggunakan buku laporan keuangan 2011 untuk pelaksanaan kuasi reorganisasi. Semoga dalam waktu dekat ini kami akan mengajukan pelaksanaan kuasi reorganisasi," ujar Elisa, saat konprensi pers kinerja PT Garuda Indonesia Tbk, Rabu (21/3/2012).

Lebih lanjut ia mengatakan, setelah pelaksanaan kuasi reorganisasi pihaknya baru akan dapat membagikan dividen. Kemungkinan tahun depan perseroan akan membagikan dividen.

Kuasi reorganisasi merupakan prosedur akuntansi yang mengatur perusahaan merestrukturisasi ekuitasnya dengan menghilangkan defisit dan menilai kembali seluruh aktiva dan kewajibannya. Ini dilakukan tanpa melalui reorganisasi secara hukum.

Jadi diharapkan perusahaan bisa meneruskan usahanya secara lebih baik, seolah-olah seperti mulai dari awal yang baik (fresh start), dengan neraca yang menunjukkan nilai sekarang dan tanpa dibebani defisit.

Perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp808,7 miliar pada 2011. Pendapatan perseroan naik menjadi Rp27,2 triliun pada 2011 dibandingkan tahun sebelumnya Rp19,5 triliun.

Selain itu, laba operasional perseroan naik menjadi Rp1,01 triliun pada 2011 dari periode sama sebelumnya rugi Rp67,2 miliar. PT Garuda Indonesia Tbk telah mengangkat penumpang sebanyak 17,1 juta penumpang pada 2011 dari periode sama sebelumnya 13,9 juta penumpang.

Untuk frekuensi penerbangan mengalami peningkatan menjadi 130.043 penerbangan terdiri dari 108.381 penerbangan domestik dan 21.662 penerbangan internasional dibanding tahun 2012 sebanyak 102.724 penerbangan. [hid]

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...