Kubu John Kei Siap Hadapi Putusan Hakim

Laporan Wartawan TRIBUNnews.com, Nicolas Timothy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setelah melalui jadwal persidangan yang panjang, John Refra 'Kei', terdakwa kasus pembunuhan bos PT Sanex Steel, Tan Harry Tantono (Ayung) akhirnya menghadapi vonis (putusan) hakim hari ini.

Menghadapi vonis hakim, kubu John Kei menyatakan siap dan menghormati apapun keputusan hakim.

"Apapun keputusan hakim akan kami hormati," ujar Tofik Chadra selaku tim penasihat hukum John Kei saat dihubungi, Kamis (27/12/2012).

Namun, Tofik berharap persidangan ini tidak mengalami kendala, yaitu penundaan seperti pada persidangan sebelumnya. Ia berharap Jaksa Penuntut Umum (JPU) konsisten pada jadwal yang telah ditentukan.

"Jaksa sering melakukan penundaan. Kalau kami, sudah siap sejak sebelum sidang dimulai," tutur Tofik.

Dalam persidangan sebelumnya, John Kei dituntut 14 tahun pidana penjara, dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Gajah Mada, Jakarta, Selasa (4/12/2012).

JPU Fahmi Iskandar menuturkan, terdakwa telah terbukti secara sah melanggar pasal 340 KUHP.

Terdakwa lainnya, Muklis B Sahab dan Joseph Hungan juga dituntut JPU selama 2 tahun pidana penjara.

Dalam pembelaannya, penasihat hukum terdakwa menegaskan bahwa tuntutan JPU tidak berdasarkan pada fakta persidangan.

Tofik menjelaskan, tuntutan JPU hanyalah mengutip dari Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang disusun oleh kepolisian dengan membumbuhi teori-teori hukum yang menurut tim penasihat hukum John Kei sumir.

Padahal, menurut mereka, sesuai peratuan Mahkamah Agung (MA) dijelaskan bahwa penyusunan tuntutan bukanlah materi dari keterangan dari kepolisian, tetapi dari fakta persidangan.

Selain itu, lanjut Tofik, penyusunan tuntutan JPU tidak didukung oleh bukti-bukti yang tidak pernah ditunjukkan di dalam persidangan, sehingga JPU hanya melakukan tafsir tanpa didukung oleh bukti-bukti.

Dengan demikian, tim penasihat hukum John Kei meminta kepada majelis hakim yang diketuai oleh Supradja untuk melepaskan kliennya dari segala tuntutan JPU.

KLIK JUGA:

  • Kakak Beradik Nyaris Jadi Korban Bangunan Ambruk…
  • Tanah di Pinggir Kali Gongseng pun Longsor
  • Livina Tabrak Warung di Ampera, Satu Tewas, Dua…
  • Livina Tabrak Warung di Ampera, Enam Orang Dibawa…
  • 5.902 Polisi Amankan Perayaan Tahun Baru di Ibukota…
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.