Kuburan COVID-19 Dibongkar di Sulsel, Polisi Dalami Peran Keluarga

Raden Jihad Akbar, Irfan
·Bacaan 1 menit

VIVAPolisi masih memburu pelaku pembongkaran makam jenazah COVID-19 di Kota Parepare, Sulawesi Selatan. Keterlibatan keluarga para jenazah pun diselidiki.

Kabag Humas Polres Parepare Iptu M Amin mengatakan, pihaknya telah melakukan memeriksa sebanyak 10 orang saksi. Mereka rata-rata keluarga dari para jenazah, hingga penggali kuburan dan sopir ambulans.

Kendati demikian, dia memastikan bahwa hingga saat ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka. Sebab, polisi masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.

"Masih pendalaman sesuai dengan tahapan penyelidikan. Penyidik akan melakukan gelar perkara untuk menentukan langkah selanjutnya," kata Iptu Amin kepada VIVA, Minggu, 14 Maret 2021.

Baca juga: Digugat Pailit Setelah 8 Dekade Beroperasi, Sepatu Bata Tetap Produksi

Seperti diketahui, beberapa hari yang lalu, warga di Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, dihebohkan dengan terbongkar 7 kuburan yang masing-masing isinya raib alias hilang. Jenazah dalam kuburan itu disebut para jenazah yang sebelumnya meninggal karena terjangkit Virus Corona atau COVID-19.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Sulfan, menegaskan bahwa para pelaku pembongkaran terancam mendapat sanksi berat atas tindakan yang mereka lakukan.

"Pasti berat sanksinya itu, karena hal itu semestinya tidak dilakukan," tegasnya.