Kucing Berusia 26 Tahun Ini Bakal Dapat Gelar Guinness World Records?

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Salem - Seekor kucing di Oregon mungkin akan segera menyandang gelar Guinness World Records, lantaran pemiliknya menyadari bahwa kucingnya dua tahun lebih tua dari kucing tertua yang masih hidup di dunia.

Charly Briggs dari Turner mengatakan teman-temannya menyarankan agar dia menghubungi Guinness World Records, untuk melihat apakah kucingnya yang bernama Samm, mungkin menjadi kucing tertua di dunia yang masih hidup pada usia 26 tahun.

"Saya bertanya kepada Guinness, dan mereka mengatakan kucing hidup tertua dalam catatan kami saat ini adalah 24,” kata Charly kepada KPTV.

Mendengar hal itu, Charly gembira bahwa dia dapat mengajukan Samm ke Guinness World Records sebagai kucing tertua di dunia. Seperti dilansir dari UPI, Rabu (24/11/2021).

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Sedang Mengumpulkan Bukti

Ilustrasi Kalung Pengikat Kucing yang Terlalu Kuat Credit: pexels.com/Lina
Ilustrasi Kalung Pengikat Kucing yang Terlalu Kuat Credit: pexels.com/Lina

Charly mengatakan Samm tersesat ketika dia mengadopsinya di Memphis pada 2002, tetapi dokter hewannya telah mengkonfirmasi bahwa dia berusia 26 tahun dan dalam keadaan sehat.

Charly mengatakan dia sedang dalam proses menyerahkan bukti yang tepat ke Guinness World Records agar Samm diakui secara resmi.

Guinness World Record mencantumkan kucing tertua yang pernah ada sebagai Creme Puff, kucing Texas yang hidup hingga 38 tahun, 3 hari.

Reporter: Cindy Damara

Infografis Ayo Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19, Bantu Mereka yang Belum

Infografis Ayo Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19, Bantu Mereka yang Belum. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Ayo Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19, Bantu Mereka yang Belum. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel