Kucing Keluarga Jokowi Ikut Pindah  

TEMPO.CO, Surakarta - Hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei menunjukkan Joko Widodo unggul dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta. Jika dia telah dilantik sebagai gubernur, berarti Jokowi harus meninggalkan rumah dinas Wali Kota Surakarta untuk selanjutnya pindah ke rumah dinas Gubernur DKI Jakarta.

Ternyata, bukan hanya Jokowi dan keluarganya yang harus meninggalkan rumah dinas klasik yang sering disebut Loji Gandrung itu. Sejumlah kucing peliharaan keluarganya juga harus pindah. Namun mereka tidak akan ikut pindah ke Jakarta, melainkan dipulangkan ke rumah asal Jokowi di kawasan Sumber.

"Sejak kecil, anak-anak memang suka memelihara kucing," kata istri Jokowi, Iriana, Jumat, 21 September 2012. Bahkan, beberapa tahun lalu, lanjut dia, terdapat lebih dari 30 ekor kucing yang ikut tinggal di Loji Gandrung.

Hanya, jumlah kucing itu saat ini sudah jauh menyusut. Jumlahnya saat ini kurang dari sepuluh ekor. Sebab, banyak rekan dan kerabat yang ingin turut memelihara kucing. "Tapi, kami cukup selektif, hanya memberikan kepada mereka yang memang penyayang binatang," kata Iriana.

Iriana melanjutkan, ia akan ikut mendampingi Jokowi di Jakarta. Sedangkan kucing-kucing peliharaannya tetap tinggal di Surakarta, di rumah asalnya. "Biar diurus anak-anak," ujarnya.

AHMAD RAFIQ

Berita terpopuler lainnya:

Usai Quick Count, @TrioMacan2000 Dibully

Fauzi Kebut Pekerjaan Sampai 7 Oktober

Wakil Wali Kota Solo: Jokowi Harus Sering Diingatkan

Foke Keok, Rumah Dinas Gubernur Mulai Dikosongkan

Panwaslu Usut Pelanggaran Pilkada DKI

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.