Kuesioner IKI menentukan langkah pengembangan industri suatu daerah

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Iendra Sofyan mengatakan peluncuran Kuesioner Indeks Kepercayaan Industri (IKI) oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) merupakan langkah pendataan yang penting dalam menentukan langkah pengembangan industri di suatu daerah.

"Selama ini banyak data yang saling silang antara pemerintah dan pelaku usaha, salah satunya mengenai pemutusan hubungan kerja," kata Iendra Sofyan seusai menghadiri acara Kick Off dan Bimbingan Teknis (Bimtek) IKI di Kota Bandung, Selasa.

Menurut dia, saat ini memang ada penurunan perekonomian di Jawa Barat, khususnya industri Tekstil dan Produk Teksil (TPT) dan dampaknya banyak perusahaan tutup dan membuat ribuan karyawan di-PHK.

Iendra mengatakan pendataan kondisi industri yang semakin cepat diharapkan bisa memberikan pandangan ke depan apakah suatu sektor industri masih cerah atau tidak.

"Data ini perlu dilakukan pelaku usaha karena ini penting untuk pemerintah dan semua orang ingin melihat kinerja kita dan kepercayaan kita melihat ke depan," kata Indra.

Menurutnya, data yang keluar nantinya harus satu pintu sehingga pendataan yang baik bisa menghasilkan keputusan yang baik pula.

Baca juga: Kemenperin gandeng para ahli, siapkan Indeks Kepercayaan Industri

"Jadi jangan sampai data yang didapat tidak bagus karena bisa berdampak pada keputusan buruk yang dilakukan," kata dia.

Sebelumnya, Kemenperin meluncurkan kuesioner IKI yang serupa dengan Purchasing Managers' Index (PMI) yang dirilis oleh S&P Global dan Prompt Manufacturing Index Bank Indonesia (PMI BI).
.
Sekretaris Jenderal Kemenperin Dody Widodo mengatakan saat ini perekonomian global sedang tidak baik, adanya perang Rusia-Ukraina berdampak negatif pada kondisi industri di Indonesia.

Perubahan iklim industri yang tidak menentu ini membuat Kemenperin ingin mendapat informasi akurat, lengkap dan terkini terhadap kondisi sektor industri pengolahan. Informasi ini mencakup informasi permasalahan dan prospek bisnis di sektor industri pengolahan.

"Ini diperlukan untuk menjawab kecepatan dinamika tantangan ekonomi global saat ini dan menghadapi ketidakstabilan supply dan demand pasar produk industri, salah satunya dilakukan dengan pembentukan Indeks Kepercayaan Industri (IKI)," ujar Dody.

Baca juga: Kemenperin luncurkan Indeks Kepercayaan Industri