Kumpulan Contoh Teks Anekdot Pendek, Lengkap Sesuai Strukturnya

·Bacaan 5 menit
Ilustrasi menulis, teks. (Image by Free-Photos from Pixabay)

Bola.com, Jakarta - Teks anekdot adalah jenis teks yang berisi cerita singkat, menarik, mengesankan, dan lucu. Isi teks anekdot bisa berupa kritik atau sindiran terhadap kebijakan, layanan publik, perilaku penguasa, atau suatu fenomena/kejadian.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring, anekdot adalah cerita singkat yang menarik karena lucu dan mengesankan, biasanya mengenai orang penting atau terkenal dan berdasarkan kejadian yang sebenarnya.

Anekdot biasanya mengangkat cerita tentang orang terkenal atau penting (tokoh masyarakat) berdasarkan apa yang terjadi. Kejadian tersebut yang menjadi dasar dalam cerita lucu dengan menambahkan unsur rekaan.

Teks anekdot berfungsi sindiran atau kritikan dengan sajian berbentuk humor atau lelucon. Sindiran tersebut dapat berkaitan dengan masalah politik, hukum, atau kebiasaan sehari-hari.

Jadi, teks anekdot dibuat sebagai satu di antara bentuk kritik yang menyampaikan realitas sosial dengan cara yang unik, jenaka, dan lucu. Namun, ada juga teks anekdot yang berisi cerita singkat pengalaman pribadi seseorang.

Berikut kumpulan contoh teks anekdot pendek lengkap beserta strukturnya, seperti dilansir dari laman Materibindo dan bsi.today, Selasa (9/11/2021).

Hukum Peradilan

Abstraksi

Pada zaman dahulu ada seorang tukang pedati yang mengalami kecelakaan.

Orientasi

Tukang pedati yang rajin dan tekun itu suatu pagi sedang melewati jembatan yang rapuh dan jatuh ke sungai.

Krisis

Tukang pedati dan keluarganya tidak terima karena mendapat kerugian akibat jatuh dari jembatan itu sehingga tukang pedati itu menuntut pihak yang terlibat dengan jembatan yang menjadi penyebab dia jatuh.

Reaksi

Semua terdakwa, si pembuat jembatan, tukang kayu, penjual kayu, dan pembantu yang pertama saling melempar kesalahan sehingga hakim kesulitan mengambil keputusan.

Koda

Akhirnya si pembantu yang berbadan kurus, pendek, dan punya uang dimasukkan ke penjara dan disita uangnya, padahal ia tidak bersalah.

Masyarakat setuju dengan keputusan hakim yang diambil secara sepihak dan masyarakat serempak menjawab "adil".

Wakil Rakyat

Abstraksi

Siang hari saat cuaca sedang panas, di sebuah warung kopi ada dua pemuda yang menikmati kopinya sambil berbincang-bincang.

Orientasi

Dadang: Wakil rakyat saat ini bukannya menyejahterakan rakyat, tapi malah menyengsarakan rakyat.

Edi: Lebih parahnya lagi banyak wakil rakyat yang terjerat kasus korupsi.

Dadang: Emang parah, Ed. Rakyat makin susah, eh wakil rakyat malah makin semringah. Banyak rakyat yang kehilangan pekerjaan, eh wakil rakyat malah bersenang-senang. Betapa bahagia dan sejahtera sekali mereka menempati kursi DPR.

Krisis

Edi: Eh, tapi ya Dang, kalau dipikir sih yang namanya wakil rakyat kan mewakili rakyat.

Dadang: Emang iya.

Edi: Coba pikirkan lagi Dang, mereka kan wakil rakyat. Kalau dipikir-pikir sih wakil rakyat itu sudah sepantasnya mewakili rakyat. Rakyat pengen bahagia, sudah ada yang mewakili.

Rakyat pengen harta melimpah sudah ada yang mewakili. Semua sudah diwakili oleh wakil rakyat. Bahkan rakyat pengen berantem pun sudah diwakili sama mereka.

Dadang: Hahaha, masak sih Ed, masak berantem juga diwakili oleh mereka.

Edi: Kaya gak tau aja, Dang, itu pas waktu sidang tidak jarang mereka pada berantem, pada tawuran di sana.

Reaksi

Dadang: Bener juga kamu Ed, hahaha. Ayo Ed diminum dulu kopinya.

Koda

Mereka berdua pun meminum kopi yang tinggal sedikit dan kemudian melanjutkan perjalanan untuk kembali bekerja.

Obat Sakit Kepala

Abstraksi

Di suatu hari pada bulan puasa, ada kakek yang hidup bersama dengan cucunya yang sedang asyik menikmati nonton televisi.

Orientasi

Si kakek seperti biasa sedang menonton acara favoritnya yaitu "Si Boy". Setiap 20 sekali selalu muncul iklan, dan satu di antara iklan yang muncul adalah iklan obat sakit kepala. Di dalam iklan tersebut disebutkan bahwa obat tersebut dapat diminum kapan saja.

Krisis

Ketika sedang asik-asiknya menonton TV, si kakek mendadak muncul rasa sakit di kepalanya. Kemudian si kakek memanggil cucunya yang sedang enjoy bermain di kamar dan menyuruhnya supaya membelikan obat sakit kepala untuknya.

Setelah cucunya tiba di rumah maka tidak menunggu lama, si kakek pun langsung meminum obat tersebut.

Reaksi

Merasa ada yang aneh, si cucu tersebut kemudian bertanya kepada si kakek, "Kakek kan lagi puasa, kenapa minum obat Kek?".

Koda

Dengan penuh percaya diri dan sama sekali tidak ragu-ragu, dan seakan tidak merasa berdosa maka si kakek pun menjawab, “Itulah hebatnya obat Bodr*x ini cu, bisa diminum kapan saja!".

Kaos Tahanan KPK

Abstraksi

Terdapat dua orang dari partai politik, sebut saja namanya Danu dan Zaky, yang mempunyai niat yang sama dengan maksud untuk mencalonkan diri sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.

Orientasi

Setelah selesai memberikan berkas-berkas pencalonannya ke KPU di wilayah masing-masing, Danu dan Zaky ngobrol sekaligus meminum kopi di sebuah kantin. Mereka kemudian terikat ke dalam sebuah percakapan yang sangat seru.

Krisis

Danu: Zak, kamu tahu kan di negara kita sudah terdapat banyak politis-politis yang kaya raya?!

Zaky: Emm, masalah itu aku juga udah tahu, Dan!

Danu: Dengan kekayaan yang mereka miliki, mereka semua sanggup untuk membeli baju yang termahal di Indonesia.

Zaky: Lho, maksud kamu apa ya?

Danu: Ya, apalagi kalo bukan baju tahanan KPK.

Reaksi

Zaky: Kok malah kaos tahanan KPK sih, Dan, aku gak paham?

Danu: Ya iyalah, coba aja deh kamu pikir Zak, seorang politis terlebih dahulu harus bisa mengambil uang negara minimal 1 miliar baru mereka semua bisa menggunakan kaos tersebut.

Wahyu: Ohh, aku baru paham kalau maksud kamu seperti itu, Dan.

Koda

Kemudian mereka memesan kopi untuk yang kedua kalinya dan mengingat masa lalu mereka yang sudah pernah mengenakan kaos termahal KPK itu.

Wiski dan Cacing

Abstraksi

Seorang guru berijazah IPS yang baru saja di terima mengajar di sebuah sekolah menengah pertama. Lantaran di sekolah tersebut membutuhkan guru IPA mau tidak mau si Broto harus mengajar mata pelajaran IPA.

Orientasi

Pertama masuk materi yang diajarkannya tentang pengaruh zat adiktif terhadap tubuh manusia. Si Broto mengajak siswa-siswinya melakukan percobaan dengan menggunakan wiski dan cacing.

Krisis

Di tangan kanan bapak ada sebotol wiski dan di tangan kiri bapak ada seekor cacing. Bapak akan memasukkan cacing ke botol wiski. Setelah dimasukkan, tampak cacing tersebut menggeliat-geliat, meregang, merontak, kemudian diam dan tak bergerak.

Reaksi

Lalu si Broto bertanya kepada siwa-siswinya, "Siapa yang bisa menyimpulkan pengamatan tentang wiski dan cacing yang baru saja kita saksikan?"

Koda

Setelah beberapa lama, ada seorang siswa yang mengacungkan tangan, dan menjawab, "Pak, menurut saya karena wiski dapat membunuh cacing, jadi bila kita meminum wiski, cacing yang ada di perut kita akan mati".

Sontak siswa lain tertawa, sementara si Broto hanya mengerutkan kening memikirkan kalimat yang coock untuk menanggapi jawaban siswa tersebut.

Sumber: Materibindo, bsi.today

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel