Kumpulan Fakta Jelang Bentrok Man City Vs Liverpool di Semifinal Piala FA

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Liverpool kembali bersua Man. City. Kali ini di semifinal Piala FA 2021/2022 di Wembley, Sabtu (16/4/2022). Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, ingin timnya menemukan senjata lain melawan Manchester City.

Klopp meminta skuadnya bermain lebih epik dari pertandingan Liga Inggris akhir pekan lalu.

Liverpool bermain imbang 2-2 setelah dua kali tertinggal dari City di Stadion Etihad. Kemenangan akan mengangkat mereka ke puncak klasemen untuk pertama kalinya sejak Oktober.

“City benar-benar kuat pekan lalu dan kami tidak dalam kondisi terbaik,” kata Klopp kepada wartawan via ESPN, Jumat (15/4/2022).

“Saya ingin melihat permainan di mana kami berada dalam kondisi terbaik kami. Itu akan menyenangkan, bisa menjadi kejutan jika tiba-tiba kami bagus!" tegasnya.

“Para pemain melakukan banyak hal bagus dalam permainan, tetapi ada beberapa hal dan saya tahu kami bisa tampil di level yang berbeda.”

Liverpool melaju ke semifinal Piala FA untuk pertama kalinya di bawah Klopp, yang memimpin di Anfield pada Oktober 2015, berkat gol penentu kemenangan dari Diogo Jota melawan Nottingham Forest bulan lalu.

Kondisi City Runyam

Reaksi kecewa pemain Manchester City, Kevin De Bruyne (kanan) setelah kehilangan peluang untuk mencetak gol saat pertandingan Liga Inggris antara Manchester City dan Liverpool, di Etihad Stadium, 10 April 2022. (AP/Jon Super )
Reaksi kecewa pemain Manchester City, Kevin De Bruyne (kanan) setelah kehilangan peluang untuk mencetak gol saat pertandingan Liga Inggris antara Manchester City dan Liverpool, di Etihad Stadium, 10 April 2022. (AP/Jon Super )

Sementara Liverpool mampu melewati Benfica dengan cara yang relatif nyaman, City mengalami malam yang menguras energi saat bertandang ke Atletico Madrid.

Pasukan Pep Guardiola berjuang untuk mendapatkan hasil imbang tanpa gol di Spanyol, ketika juara La Liga itu menendang lawan mereka hingga hancur.

Kerugian fisik yang mungkin ditimbulkan oleh permainan terhadap para pemain City tidak boleh diremehkan menjelang pertarungan dengan Liverpool. Tim asuhan Klopp bisa dibilang favorit.

City juga terancam tanpa Kyle Walker dan Kevin De Bruyne. Keduanya mengalami cedera. Sementara di Liverpool cuma Diogo Jota yang kondisinya meragukan.

Perjalanan Kedua Tim di Piala FA

Manchester City menang 1-0 atas Atletico Madrid pada laga leg pertama perempat final Liga Champions di Stadion Etihad, Rabu (6/4/2022) dini hari WIB. Gol tunggal City dicetak Kevin De Bruyne. (AP Photo/Dave Thompson)
Manchester City menang 1-0 atas Atletico Madrid pada laga leg pertama perempat final Liga Champions di Stadion Etihad, Rabu (6/4/2022) dini hari WIB. Gol tunggal City dicetak Kevin De Bruyne. (AP Photo/Dave Thompson)

Ini merupakan semifinal Piala FA kedua Liverpool sejak 2012. Kekalahan terakhir mereka 1-2 dari Aston Villa pada tahun 2015.

Sebelum itu, tingkat keberhasilan mereka kuat, dengan kemenangan yang diilhami Andy Carroll atas Everton yang diamankan pada 2012 dan Chelsea tersingkir di Old Trafford pada 2006.

The Reds juga memenangkan tiga pertandingan semifinal sebelumnya, melawan Wycombe (2001), Villa (1996) dan Portsmouth (1992), tetapi dilanggar oleh Crystal Palace pada 1990.

Sementara itu, City kalah di semifinal dalam dua musim terakhir, disingkirkan oleh Arsenal dan kemudian Chelsea.

Rekor Pertemuan

Pemain Liverpool dan Manchester City (Bola.com/Adreanus Titus)
Pemain Liverpool dan Manchester City (Bola.com/Adreanus Titus)

Ini baru keenam kalinya Liverpool dan City saling berhadapan di Piala FA.

Pertemuan pertama terjadi di babak kelima pada tahun 1956, ketika The Citizens menang 2-1 di Anfield dalam pertandingan ulang setelah bermain imbang tanpa gol di Maine Road.

City juga menang dalam pertandingan ulang di babak keempat pada tahun 1973, sebelum Liverpool mengalahkan lawan mereka 4-0 jauh dari rumah di perempat final 1988, berkat gol dari Ray Houghton, Craig Johnston, John Barnes dan Peter Beardsley.

The Reds mengalahkan lawan mereka 4-2 di babak kelima pada tahun 2001, dalam perjalanan mereka ke treble, dan juga memastikan kemenangan tandang 1-0 di babak ketiga pada tahun 2003, dengan penalti Danny Murphy menyelesaikan masalah.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel