Kumpulan Kata-kata Bijak Soe Hok Gie, Motivasi Menjalani Hidup

Bola.com, Jakarta - Soe Hok Gie adalah seorang aktivis Indonesia yang namanya cukup dikenal oleh kalangan anak muda, khususnya bagi mereka yang menjadi seoranng aktivis seperti dirinya.

Soe Hok Gie, yang biasa disapa Gie ini, kerap mengutarakan kegelisahannya mengenai kepemimpinan Presiden Soeharto yang kerap tidak memihak kepada rakyat.

Soe Hok Gie merupakan simbol perjuangan anak muda yang memiliki pemikiran idealisme tinggi, yang menentang mereka yang munafik dan oportunis.

Gie lahir pada keadaan perang dunia sedang bergejolak, pada 17 Desember 1942, dan meninggal ketika sedang mendaki Gunung Semeru, di usianya yang menginjak 27 tahun, pada 16 Desember 1969.

Semasa hidupnya, gie seringkali mengeluarkan kata-kata bijak, yang tak jarang membakar semangat perjuangan aktivis maupun anak muda ketika itu.

Sepeninggalnya, kata-kata bijak Soe Hok Gie masih tetap dikenang hingga sekarang. Kisah hidupnya pernah diabadikan dalam buku dan film.

Berikut kami merangkum dari berbagai sumber, Kamis (21/5/2020), kata-kata bijak Soe Hok Gie yang dapat kamu jadikan sebagai motivasi dalam menjalani kehidupan.

Kata-kata Bijak Soe Hok Gie Tentang Kehidupan

Ilustrasi Bersemangat (Bola.com/Pixabay)

1. "Dunia itu seluas langkah kaki. Jelajahilah dan jangan pernah takut melangkah. Hanya dengan itu kita bisa mengerti kehidupan dan menyatu dengannya".

2. "Dan antara ransel-ransel kosong dan api unggun yang membara, aku terima ini semua melampaui batas-batas hutanmu, melampaui batas-batas jurangmu".

3. “Hidup adalah keberanian menghadapi tanda tanya".

4. "Hidup adalah soal keberanian, menghadapi yang tanda tanya, tanpa kita mengerti tanpa kita bisa menawar. Terimalah dan hadapilah".

5. “Walaupun setiap orang berbicara tentang manfaat dan guna aku bicara padamu tentang cinta dan keindahan".

6. "Yang paling berharga dan hakiki dalam kehidupan adalah dapat mencintai, dapat iba hati, dapat merasai kedukaan".

7. "Dunia ini adalah dunia yang aneh. Dunia yang hijau, tapi lucu. Dunia yang kotor, tapi indah. Mungkin karena itulah saya telah jatuh cinta dengan kehidupan".

8. "Tak ada lagi rasa benci pada siapapun. Agama apa pun, ras apapun dan bangsa apa pun. Dan melupakan perang dan kebencian".

9. "Apakah kau masih akan berkata, kudengar derap jantungmu. Kita begitu berbeda dalam semua kecuali dalam cinta?"

10. " Aku kira dan bagiku itulah kesadaran sejarah. Sadar akan hidup dan kesia-siaan nilai".

11. "Makhluk kecil kembalilah. Dari tiada ke tiada. Berbahagialah dalam ketiadaanmu".

12. "Kita tak pernah menanamkan apa-apa, kita tak'kan pernah kehilangan apa-apa".

13. "Bagiku ada sesuatu yang paling berharga dan hakiki dalam kehidupan adalah, dapat mencintai, dapat iba hati, dapat merasai kedukaan. Tanpa itu semua maka kita tidak lebih dari benda. Berbahagialah orang yang masih mempunyai rasa cinta, yang belum sampai kehilangan benda yang paling bernilai itu. Kalau kita telah kehilangan itu maka absurdlah hidup kita".

14. "Karena aku cinta pada keberanian hidup".

Kata-kata Bijak Soe Hok Gie Tentang Perjuangan

Kata Mutiara Semangat Hidup (ilustrasi: iStockphoto)

1. "Hanya ada dua pilihan: menjadi apatis atau mengikuti arus. Tapi, aku memilih untuk jadi manusia merdeka".

2. "Guru yang tak tahan kritik boleh masuk keranjang sampah. Guru bukan dewa dan selalu benar, dan murid bukan kerbau".

3. "Saya kira saya tak bisa lagi menangis karena sedih. Hanya kemarahan yang membuat saya keluar air mata."

4. "Saya memutuskan bahwa saya akan bertahan dengan prinsip-prinsip saya. Lebih baik diasingkan daripada menyerah terhadap kemunafikan."

5. "Barang Siapa mengibarkan bendera "Revolusioner", akan memperoleh pasaran di kalangan kaum radikal, kaum yang menunggu dengan tidak sabar perubahan-perubahan yang mereka harapkan. Kaum "Radikal" ini berasal dari segala golongan".

6. "Kita seolah-olah merayakan demokrasi, tetapi memotong lidah orang-orang yang berani menyatakan pendapat mereka yang merugikan pemerintah".

7. "Makin redup idealisme dan heroisme pemuda, makin banyak korupsi".

8. "Saya putuskan bahwa saya akan demonstrasi. Karena mendiamkan kesalahan adalah kejahatan".

9. "Bagi pemuda umumnya, revolusi berarti tantangan untuk mencari nilai-nilai baru".

10. "Bagiku sendiri politik adalah barang yang paling kotor. Lumpur-lumpur yang kotor. Tapi, suatu saat di mana kita tidak dapat menghindari diri lagi, maka terjunlah".

11. "Aku mengenali mereka, yang tanpa tentara mau berperang melawan diktator, dan yang tanpa uang mau memberantas korupsi".

12. "Dan seorang pahlawan adalah seorang yang mengundurkan diri untuk dilupakan seperti kita melupakan yang mati untuk revolusi".

13. "Bagiku perjuangan harus tetap ada. Usaha penghapusan terhadap kedegilan, terhadap pengkhianatan, terhadap segala-gala yang non humanis".

14. "Orang yang berani karena bersenjata adalah pengecut".

15. "Revolusi akan gagal jika tidak diadakan perubahan radikal".

16. "Kemerdekaan merupakan sebuah mimpi yang menjadi kenyataan, tetapi juga merupakan sebuah gedung yang kosong. Menjadi tugas pendukung-pendukungnya untuk mengisi kemerdekaan".

  • Itu adalah beberapa kata-kata bijak dari Soe Hok Gie yang sering ia katakan semasa hidupnya. Terkadang, kata-kata bijak Gie tersebut dapat membakar semangat pemuda yang sedang melawan ketidakadilan di masa itu.
  • Tidak hanya membakar semangat aktivis muda pada zaman Gie masih hidup, kata-kata bijak Gie juga sering menjadi inspirasi perjuangan dan menjalani hidup bagi pemuda di masa sekarang ini.
  • Maka resapi dan pahamilah kata-kata bijak Gie agar dapat menjadikannya sebuah motivasi dalam melawan ketidakadilan dan menjadi motivasi dalam menjalani hidup.

Sumber: Berbagai sumber