Kunci Pertahanan Kukuh 3 Klub BRI Liga 1 2022 / 2023: Pengaruh Skema Tiga Bek Sejajar?

Bola.com, Jakarta - Madura United kembali berada di puncak klasemen setelah pekan ke-8 BRI Liga 1 2022/23 berakhir. Mereka berhasil merebut singgasana setelah Borneo FC Samarinda ditumbangkan Persikabo 1973 dengan skor 2-3.

Keberhasilan dini ini sekaligus membuktikan betapa pentingnya pertahanan yang solid. Tak peduli berapa banyak gol yang diciptakan. Jika lini belakang keropos, hasil pertandingan pun belum tentu akan memihak mereka.

PSM Makassar jadi yang paling solid di BRI Liga 1 sejauh ini. Walaupun memainkan satu pertandingan lebih sedikit, empat gol yang tercipta ke gawang mereka jelas menjadi bukti betapa tangguhnya benteng pertahanan mereka.

Madura United dan Persija Jakarta lantas menyusul di posisi selanjutnya. Kedua kesebelasan yang juga berada di peringkat lima besar ini, baru kemasukan lima gol dari delapan pertandingan yang sudah dijalani.

Banyak Kebobolan

Liga 1 - Ilustrasi Logo Borneo FC Samarinda BRI Liga 1 (Bola.com/Adreanus Titus)
Liga 1 - Ilustrasi Logo Borneo FC Samarinda BRI Liga 1 (Bola.com/Adreanus Titus)

Torehan ini sangat berbeda dengan dua tim lain yang berada di posisi lima besar klasemen BRI Liga 1. Borneo FC Samarinda telah kemasukan 10 gol, sementara Bali United telah melihat gawangnya bergetar sembilan kali.

Lantas, apa yang membuat pertahanan tiga tim tersebut begitu sulit ditembus? Apakah ada satu garis merah yang sama diantara ketiganya? Berikut ulasan selengkapnya.

Peran Pemain Asing

Dua pemain asing Madura United, Cleberson dan Lulinha merayakan hasil positif saat menahan imbang Persebaya Surabaya, Minggu (14/8/2022). (Bola.com/Wahyu Pratama)
Dua pemain asing Madura United, Cleberson dan Lulinha merayakan hasil positif saat menahan imbang Persebaya Surabaya, Minggu (14/8/2022). (Bola.com/Wahyu Pratama)

Tak bisa dimungkiri, tambahan kekuatan dari pemain asing membuat lini belakang mereka begitu sulit ditembus. Kebetulan, ketiga tim tersebut memiliki pemain asing anyar yang langsung mengkilap performanya.

Yuran Fernandes yang membentengi gawang PSM Makassar begitu sulit ditembus. Posturnya yang tinggi menjulang ditambah kelugasannya dalam menghalau setiap serangan membuat Juku Eja, julukan PSM, bisa lebih tenang.

Madura United juga tak mau kalah dengan Cleberson Martins asal Brasil. Sementara Persija Jakarta mempunyai Ondrej Kudela yang telah malang melintang di sepakbola Eropa dan berpengalaman menghadapi pemain papan atas macam Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Pengaruh Skema 3 Bek?

<p>Pemain Persija Jakarta, Ondrej Kudela merayakan kemenangan atas Persita Tangerang usai laga pekan ke-6 BRI Liga 1 2022/2023 antara Persija Jakarta melawan Persita Tangerang di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (24/8/2022) malam WIB. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)</p>

Pemain Persija Jakarta, Ondrej Kudela merayakan kemenangan atas Persita Tangerang usai laga pekan ke-6 BRI Liga 1 2022/2023 antara Persija Jakarta melawan Persita Tangerang di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (24/8/2022) malam WIB. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Berbeda dengan Madura United yang tetap mengandalkan skema empat bek. PSM Makassar dan Persija Jakarta memilih menggunakan formasi tiga bek sejak awal kompetisi ini.

Perubahan model permainan ini memang terbilang tak lazim. Klub-klub di tanah air begitu mengagung-agungkan skema 4-3-3 yang telah dianut dalam beberapa tahun belakangan ini.

Tetapi kesuksesan mereka berada di lima besar dengan skema tiga bek patut dianalisa lebih dalam. Pelatih anyar Persib Bandung, Luis Milla juga menganut paham serupa meski sempat identik dengan skema 4-3-3 di Timnas Indonesia beberapa tahun yang lalu.

Intip Persaingan Tim Favoritmu Saat Ini