Kunci Sukses UMKM saat Pandemi Bukan Hanya Jualan Online

·Bacaan 1 menit

VIVA – Selama pandemi, para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah atau UMKM mengalami berbagai permasalahan, seperti penurunan penjualan, permodalan, distribusi terhambat, kesulitan bahan baku, PHK dan produksi menurun.

Hal-hal ini menjadi ancaman bagi perekonomian nasional, karena UMKM merupakan penggerak ekonomi domestik dan penyerap tenaga kerja.

Untuk bisa kembali bangkit, perlu adanya langkah prioritas jangka pendek yakni dengan beralih ke platform digital, di mana transaksi dilakukan dengan melalui jalur online.

Namun, supaya upaya tersebut bisa maksimal maka dibutuhkan beberapa langkah lainnya. Seperti pemanfaatan inovasi dan teknologi yang dapat menunjang perbaikan mutu dan daya saing produk, proses pengolahan produk dan kemasan, hingga sistem pemasaran.

Semua itu akan dibahas di sebuah acara tahunan berskala nasional, yakni SME DigitalFest 2021 yang diadakan oleh Exabytes Indonesia.

Selain menyampaikan informasi terbaru mengenai perkembangan terkini UMKM di Indonesia, acara ini juga akan memberikan ilmu bermanfaat, wawasan menarik, kiat-kiat, tren terkini untuk menjalani bisnis secara online di era pandemi, hingga kisah inspiratif.

“Acara ini kembali dihadirkan, dengan harapan dapat membantu UMKM terus bangkit dalam era pandemi ini, dan dapat membuka peluang seluas-luasnya bagi industri untuk lebih inovatif dan kreatif dalam memaksimalkan sumber daya teknologi yang ada,” ujar Country Manager Exabytes Indonesia, Indra Hartawan melalui keterangan resmi, dikutip Rabu 28 Juli 2021.

Narasumber yang hadir dalam acara yang akan digelar pada Sabtu 31 Juli mendatang ini, antara lain William Yang (Vice Chairman of IT and Fintech of KADIN), Nur El Ikhsan (Founder of Bara Imaji), Rizqi Isnurhadi (Marketing Manager of Xendit), dan William Prahara (Business Development and Global Partnerships at Traveloka).

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel