Kunciran Mas Permai, Tangerang Banjir Setinggi 50 Cm

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Hujan yang mengguyur Kota Tangerang semalaman membuat Komplek Kunciran Mas Permai, Pinang banjir. Air mulai meninggi pukul 01.00 WIB. Ketinggian banjir mencapai 50 cm.

"Sekarang di jalan sudah seperut, di dalam rumah sepaha," kata warga Kunciran Mas Permai, Taufiq, Sabtu (20/2/2021).

Menurut Taufiq, di wilayah tersebut memang kerap terjadi banjir.

"Sebelumnya nggak, karena kemaren itu ada perbaikan drainase malah sekarang sering banjir, yang diperbaiki dikompleks sementara di luar nggak," kata dia.

Saat ini, kata dia, semua warga di kompleks tersebut masih bertahan di rumah sambil menunggu banjir surut.

"Sejauh ini masih di rumah masing-masing, karena udah terbiasa. Biasanya nanti ada bantuan dari kelurahan," kata dia.

Banjir di Bekasi

Sementara banjir juga terjadi di Perumahan Bumi Nasio Indah, Jatiasih, Kota Bekasi, terendam banjir. Ketinggian banjir kira-kira hampir 2 meter lantaran rumah berlantai satu sudah tertutup air.

"Lantai satu di rumah saya sudah terendam banjir. Saya tingginya 155 cm, mau menyeberang ke rumah ibu saya, tapi saya kelelep. Mungkin banjir sudah setinggi 1,8 meter," kata Echa, seorang warga di Perumahan Bumu Nasio ketika dihubungi Liputan6.com di Jakata, Sabtu (20/2/2021).

Echa mengatakan, banjir terjadi lantaran hujan yang tak kunjung berhenti dan meluapnya Kali Cakung.

"Mulai pukul 05.30 WIB air sudah mulai masuk rumah, dan itu langsung naik tinggi, tidak bertahap," kata dia.

Seluruh warga di Perumahan Bumi Nasio pun terjebak di dalam rumah dan belum dievakuasi, termasuk lansia dan bayi.

"Banyak bayi dan lansia di situ, ada 400 KK. Yang tinggal di belakang lansia-lansia semua, makannya kita butuh perahu karet untuk evakuasi," kata Echa.

Saksikan video pilihan di bawah ini: