Kunjungan Menhan Prabowo ke Pentagon Dinilai Upaya Modernisasi Alutsista

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bertandang ke Amerika Serikat menemui Menteri Pertahanan Amerika Serikat Lloyd Austin di Pentagon, Kamis (20/10) lalu. Juru Bicara Pentagon Pat Ryder mengatakan pertemuan keduanya membahas kerja sama dua negara kedepannya.

"Keduanya mendiskusikan penyelarasan kerja sama ke depan antara Amerika Serikat dan Indonesia dimana kedua negara menginginkan Indopasifik yang bebas dan terbuka di mana ini menjadi concerns global," katanya dalam keterangan kepada media.

Peneliti Indikator Politik Indonesia Bawono Kumoro menilai selama menjabat, Menhan Prabowo kerap berkomunikasi dengan negara maju.

"Selama menjalankan amanah sebagai Menteri Pertahanan, Prabowo memang sangat terlihat menonjol. Ia aktif melakukan pertemuan dan komunikasi dengan berbagai negara maju, dalam rangka menjajaki kerja sama modernisasi alutsista," kata Peneliti Indikator Politik Indonesia, Bawono Kumoro, dalam keterangannya, Kamis (28/10).

Bawono mengatakan dari momentum kunjungan ke Pentagon tersebut, Prabowo terlihat tidak terlalu dekat dengan kegaduhan perpolitikan nasional saat ini. Hal ini pun membuatnya dapat lebih leluasa menunjukkan kinerjanya sebagai menteri.

Bawono mengatakan bahwa apabila Prabowo nantinya melanjutkan kepemimpinan Joko Widodo sebagai Presiden RI, akan ada peluang bagi Prabowo untuk dapat lebih membuktikan kapasitas kepemimpinannya.

"Apabila kapasitas kepepimpinan itu kemudian ditingkatkan dalam jabatan kepresidenan, maka boleh jadi akan membuat Indonesia jauh lebih baik di masa depan," kata dia.

Menurut Bawono, adapun Presiden Jokowi tidak salah memutuskan untuk menjadikan Prabowo menteri pertahanan di kabinet kerjanya. Pasalnya, ia sejauh ini terlihat fokus bekerja dan dapat menempatkan diri dengan baik.

"Ini menunjukkan kapasitas Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan tidak diragukan lagi," tegasnya.

Sumber: Liputan6.com [rhm]