Kunjungan Wisatawan Kota Batu Anjlok Akibat Banjir Bandang

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Kota Batu - Banjir bandang Kota Batu berdampak pada pariwisata di wilayah tersebut. Kunjungan wisatawan turun hingga 50 persen.

"Untuk pariwisata, ada penurunan cukup tajam kurang lebih 50 persen dibanding minggu sebelumnya," kata Direktur Utama Taman Rekreasi Selecta Kota Batu Sujud Hariadi, Selasa (9/11/2021), dikutip dari Antara.

Sujud menjelaskan, pada Sabtu (6/11/2021) usai banjir bandang, jumlah kunjungan wisatawan khususnya di Taman Rekreasi Selecta turun menjadi 850 orang. Sementara pada satu minggu sebelumnya kunjungan mencapai 2.000 orang.

Kemudian pada Minggu (7/11/2021) kunjungan wisatawan tercatat sebanyak 1.500 orang, yang juga mengalami penurunan dibanding minggu sebelumnya dimana kunjungan wisatawan mencapai lebih dari 2.000 orang.

Ia menambahkan, dampak bencana banjir bandang diperkirakan tidak akan terlalu lama khususnya terhadap sektor pariwisata Kota Batu. Diharapkan, pada pekan ketiga dan keempat November 2021, jumlah kunjungan wisatawan sudah bisa kembali seperti sebelum bencana.

"Kami kira dampaknya tidak terlalu lama. Warga akan kembali berwisata lagi," katanya.

Menurutnya, sebelum terjadi bencana banjir bandang di Kota Batu sektor pariwisata sudah mulai menggeliat usai wilayah tersebut menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2.

Ia mengharapkan penanganan dampak bencana banjir bandang bisa dilakukan secara cepat, dan tidak ada bencana susulan di kemudian hari. Pihaknya juga telah memiliki prosedur tetap yang jika terjadi kondisi cuaca buruk di tempat wisata.

Prosedur standard tersebut, lanjutnya, antara lain adalah jika terjadi cuaca ekstrem pada saat banyak wisatawan di Taman Rekreasi Selecta, pihaknya akan melarang wisatawan untuk berteduh di bawah pohon, dan diarahkan ke tempat-tempat yang aman.

"Ketika ada hujan deras, kami ada imbauan untuk melarang wisatawan berteduh di pohon. Jadi kami arahkan mereka ke bangunan terdekat, atau ke tempat yang terbuka. Sudah ada prosedurnya," tambahnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

43 Rumah Rusak

Kali mati di hulu Kota Batu menjadi lebih lebar pasca diterjang banjir bandang. Aliran air di kali ini tersumbat material longsoran dari lereng perbukitan lalu menjadi banjir bandang pada Kamis, 4 November 2021 (Liputan6.com/Zainul Arifin)
Kali mati di hulu Kota Batu menjadi lebih lebar pasca diterjang banjir bandang. Aliran air di kali ini tersumbat material longsoran dari lereng perbukitan lalu menjadi banjir bandang pada Kamis, 4 November 2021 (Liputan6.com/Zainul Arifin)

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu menyatakan setidaknya sebanyak 43 rumah yang ada di sejumlah wilayah di Kota Batu, Jawa Timur, mengalami kerusakan akibat bencana banjir bandang yang terjadi pada Kamis (4/11).

Selain itu, 32 rumah lainnya terendam lumpur akibat bencana banjir bandang tersebut. Banjir bandang juga menyebabkan sebanyak 124 keluarga terdampak. Namun, warga yang terdampak tersebut hingga saat ini mengungsi di rumah keluarga, atau tetangga terdekat.

Selain kerusakan rumah, lanjutnya, banjir bandang juga menyebabkan setidaknya 46 kendaraan roda dua dan 11 kendaraan roda empat mengalami kerusakan. Kemudian, hewan ternak mati sebanyak 128 ekor, dan sepuluh kandang dilaporkan rusak.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel