Kunjungi Kaltara, Mentan janji pengembangan pertanian terintegrasi

·Bacaan 1 menit

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo berkunjung ke Kalimantan Utara (Kaltara), dan berjanji mendukung pengembangan sektor pertanian terintegrasi mulai dari hulu hingga hilir.

"Potensi pertanian Kaltara, pangan, hortikultura, perkebunan dan peternakan besar, nanti kita integrasikan baik hulu maupun hilirnya," kata Mentan Syahrul Yasin Limpo
di Tanjung Selor, Sabtu.

Dilaporkan Kaltara menjadi salah satu rute "roadshow" Kementan di Kalimantan, besok dilanjutkan ke Kalbar.

Baca juga: Mentan kunjungi PKT pastikan stok dan kualitas pupuk

Mentan Syahrul berjanji bakal mengucurkan dana ratusan miliar untuk pengembangan kawasan sektor pertanian terintegrasi dari hulu ke hilir.

Ia meminta agar wilayah di Kaltara dapat menjadi percontohan pengembangan sektor pertanian mulai dari hulu hingga hilir.

“Selain bantuan yang telah kita serahkan, saya juga instruksikan agar para masing-masing dirjen dapat membantu membangun pertanian dan pertenakan di Kaltara secara masif. Dengan begitu kita bisa mengucurkan ratusan miliar untuk mengembangkan potensi pertanian di Kaltara,” jelas Mentan Syahrul kepad wartawan.

Baca juga: Mentan: SDM pertanian andal tingkatkan daya saing

Pada kesempatan itu, Mentan menyerahkan bantuan program kepada Pemprov Kaltara yang dikhususkan pada bidang tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan dan kesehatan hewan, sarana dan prasarana pertanian serta ketahanan pangan Rp16,9 miliar.

Di Kaltara, Mentan mengunjungi peternakan kambing boer yang dikelola Bulungan Mandiri Farm di Desa Apung, Kabupaten Bulungan pada Sabtu (11/9/2021) pagi.

Pada pada acara ini, Mentan memanen indigofera (tumbuhan ini sebagai pakan ternak) dan cempe (anak kambing dua bulan).

Ia berharap agar lokasi Farm ini ditambah lagi menjadi 200 hektare dari yang ada sekarang hanya empat hektare sehingga keterlibatan daerah dalam mendukunnya.

Daerah diminta menyiapkan lahan percontohan 20 hektare, mengingat Kaltara memiliki lahan pertanian luas yang bisa dioptimalkan untuk pertanian.

halaman Kantor Gabungan Dinas Kaltara, Mentan secara simbolis melepas ekspor komoditas lada sebanyak 28 ton senilai Rp1.26 miliar asal Provinsi Kaltara ke Negara Vietnam.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel