Kunjungi London, Prabowo Subianto Tingkatkan Kerja Sama Pertahanan dengan Menhan Inggris

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, London - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke London, Inggris pada 22-24 Maret 2020. Kunjungan dilakukan dalam rangka meningkatkan kerja sama bilateral di bidang pertahanan Indonesia dan Inggris.

Salah satu agenda utama dalam kunjungan Prabowo adalah pertemuan dengan mitranya, Menhan Inggris The Rt Hon Ben Wallace MP di London. Pertemuan kedua Menhan ini membahas upaya-upaya berbagai peluang untuk lebih meningkatkan kerja sama bilateral pertahanan Indonesia-Inggris. Mereka juga membahas peran kedua negara dalam kerja sama di kawasan dan di tingkat global.

Selama di London, Prabowo Subianto juga bertemu dengan sejumlah mitra di antaranya Utusan Khusus Perdagangan PM Inggris / anggota parlemen, Richard Graham MP.

Hubungan bilateral RI-Inggris, secara umum berjalan sangat baik yang ditandai dengan saling kunjung para pejabat di kedua negara di berbagai tingkatan. Di bidang pertahanan, kedua negara telah memiliki forum Dialog Pertahanan yang setiap tahun dilaksanakan (JDCD – Joint Defence Cooperation Dialogue) sejak 2019.

Kerja Sama Menonjol

Duta Besar Republik Indonesia untuk Inggris Desra Percaya tengah berbicara dengan pemain ganda putra Marcus Fernaldi Gideon sebelum kembali ke Tanah Air, Minggu (21/2/2021), setelah dipaksa mundur dari All England. (foto: PBSI)
Duta Besar Republik Indonesia untuk Inggris Desra Percaya tengah berbicara dengan pemain ganda putra Marcus Fernaldi Gideon sebelum kembali ke Tanah Air, Minggu (21/2/2021), setelah dipaksa mundur dari All England. (foto: PBSI)

Kerja sama pertahanan yang menonjol adalah pada bidang pendidikan militer dan pengadaaan serta pemeliharaan alat utama sistem pertahanan.

Duta Besar RI di London, Desra Percaya dan Athan RI di London turut mendampingi selama kunjungan Menhan. Selain itu, Menhan juga didampingi Delegasi RI dari Kemhan RI.

Prabowo pun berkesempatan berkunjung ke Gedung KBRI London dan meninjau sarana dan prasarana, termasuk layanan publik.