Kunjungi Pelatnas Cipayung, Ketum PBSI soroti penerangan lapangan

Junaydi Suswanto
·Bacaan 2 menit

Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna mengawali tugas barunya dengan berkunjung ke Pelatnas Cipayung, Kamis (12/11), untuk meninjau sarana dan prasarana di pusat pelatihan timnas bulu tangkis Indonesia itu.

Menurut Pelaksana Tugas Masa Transisi Alex Tirta, Ketua Umum Agung Firman dalam kunjungannya menyoroti kondisi penerangan di lapangan latihan yang dinilai perlu diperbaiki. Saat ini kondisi lampu lapangan masih menggunakan daya yang cukup besar sehingga meningkatkan suhu di lapangan.

“Ketua umum menyampaikan rencana untuk mengganti fasilitas penerangan di lapangan latihan, mungkin akan diganti lampu LED yang dayanya lebih rendah, bisa mengurangi panas di lapangan dan bisa langsung dinyalakan secara instan tanpa harus ditunggu terlebih dahulu," ujar Alex dalam laman Badminton Indonesia dikutip Jumat.

Baca juga: Cegah penyebaran corona, PBSI ketatkan pengawasan di Pelatnas Cipayung

Selain lapangan latihan, Agung Firman juga meninjau beberapa fasilitas lainnya seperti fitness center, asrama putra dan putri, ruang makan atlet, dan ruang serbaguna. Menurut Alex, rencananya akan ada perbaikan dan peningkatan kualitas sarana dan prasarana di pelatnas demi kenyamanan atlet berlatih.

Selain meninjau fasilitas pelatnas, Agung juga sempat berdialog dengan para pelatih yang ada di pelatnas, di antaranya Rionny Mainaky, Amon Santoso, Harry Hartono, Thomas Indratjaja, Herli Djaenudin dan Iwan Hermawan.

Pria yang juga menjabat Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) itu juga rencananya bakal menemui para atlet, pelatih serta staf dan karyawan PP PBSI dalam kunjungan berikutnya.

Sebelumnya, Agung terpilih sebagai Ketua Umum PP PBSI masa bakti 2020-2024 melalui forum Musyawarah Nasional PBSI 2020 pada 5-6 November lalu.

Baca juga: Agung Firman pimpin PBSI, targetkan bawa pulang Thomas-Uber

Hingga saat ini, Agung bersama tim formatur masih bekerja membentuk kabinet kepengurusan PBSI. Tim formatur terdiri dari Alex Tirta (Pengprov PBSI DKI Jakarta), Edi Sukarno (Pengprov PBSI Kalimantan Selatan), Eduart Wolok (Pengprov PBSI Gorontalo) dan Manuel HV Pangkong (Pengprov PBSI Papua Barat).

Sebagai orang nomor satu di PBSI, Agung memiliki misi untuk mengajak, melibatkan dan mengelola, peningkatan prestasi dan semangat persatuan nasional melalui pengembangan organisasi bulu tangkis.

Baca juga: Susun kepengurusan jadi tugas perdana Agung sebagai Ketum PBSI
Baca juga: Ketum baru PBSI dituntut atasi ketimpangan pembinaan di daerah